Program Kampung Tangguh yang digagas Kapolda Jatim Irjen Pol Dr M Fadil Imran S.I.K.,M.Si. bertujuan untuk memutus peredaran virus corona, seperti yang berada di Desa Bolorejo Kecamatan Kauman Kab. Tulungagung Jawa Timur. Selain masyarakatnya diajak untuk ikut partisipasi aktif dalam memutus peredaran virus corona, di Desa Bolorejo juga disediakan Aplikasi keamanan yang setiap saat dapat digunakan masyarakat untuk berkomunikasi dengan Kepolisian khususnya Polres Tulungagung.
Aplikasi dengan memanfaatkan teknologi ini diberi nama Pos Digital Astuti sebagai pelayanan interaktif dengan petugas Polres Tulungagung selama 24 Jam, selain itu juga sebagai wujud physical distancing akan tetapi Negara tetap hadir ditegah - tengah Masyarakat , tidak perlu ke kantor Polisi apabila ada keperluan, pertanyaan atau hal yang bisa kita bantu untuk masyarakat Tulungagung dan Panic Button, Kejadian kontinjensi yag tidak dapat ditangani security segera tekan tombol tersebut sampaikan kendala dan Kepolisian akan datang kelokasi dalam kurun waktu 5 menit.
Gubernur Jatim khofifah Indar Parawansa turut hadir dan mengapresiasi dengan adanya sistem keamanan kampung yang memanfaatkan teknologi ini, sehingga menjadikan keunggulan Kampung tangguh di Ds. Bolorejo Kec. Kauman. Khofifah berharap yang dilakukan Polres Tulungagung untuk memutus peredaran virus corona dan menjaga keamanan dapat diaplikasikan di Desa yang lain.
Selain itu Kapolda Jatim dalam kunjungannya di Ds. Bolorejo Kec. Kauman Kab. Tulungagung pada hari Minggu (7/6) mengatakan, keberadaan Pos Digital Astuti dan aplikasi kampung tangguh ini sangat luar biasa. sebab, mempermudah komunikasi antara masyarakat dengan Polisi, misalnya membutuhkan pengawalan jenazah Covid-19, dapat menggunakan aplikasi kampung tangguh semeru yang dapat diunduh pada ponsel Android masyarakat. Sehingga Polisi bisa cepat merespon jika ada kejadian dilapangan.
Sementara itu sebelum adanya kampung tangguh di Desa Bolorejo Kec. Kauman OPD mencapai 122 orang, PDP 3 orang dan Positif sebanyak 2 orang, namun setelah adanya kampung tangguh semuanya sudah Nihil atau 0 baik orang yang dinyatakan ODP,PDP maupun Positif corona.
Dalam Kampung tangguh juga dilengkapi dengan ruang Isolasi, ruang pemeriksaan kesehatan, kelengkapan tanggap bencana, lumbung desa dan hasil produk - produk Bank Sampah.