BOJONEGORO — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Abdulloh Umar, menekankan pentingnya pengawasan anggaran serta penguatan sinergi antara pihak legislatif dan eksekutif dalam momen Peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349. Langkah ini dinilai vital untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan warga.

​Hal tersebut ditegaskan Abdulloh Umar saat menghadiri upacara peringatan HJB ke-349 yang dirangkai dengan Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-81 di Alun-Alun Bojonegoro. Umar mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa hanya bergantung pada program pemerintah daerah semata, melainkan butuh koordinasi erat antarlembaga.

Iklan

​"Sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi salah satu unsur penting dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan prioritas daerah," ujar Abdulloh Umar.Selasa (20/10/2026)

​Dalam kapasitasnya sebagai lembaga legislatif, Umar menerangkan bahwa DPRD Bojonegoro memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan fungsi pembentukan peraturan daerah, penganggaran, hingga pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Ketiga fungsi pokok tersebut difokuskan untuk mendorong pelaksanaan pembangunan yang sepenuhnya berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Wahyu

​Lebih jauh, Umar mendorong agar kolaborasi lintas sektor terus diperkuat, terutama pada sektor peningkatan pelayanan publik, pemerataan pembangunan, dan penguatan ekonomi warga. Ia mengingatkan bahwa peringatan hari jadi daerah hendaknya menjadi momentum refleksi bersama bagi seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Bojonegoro.

​"Peringatan hari jadi juga menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, DPRD, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, hingga masyarakat," kata Sekretaris DPC PKB Bojonegoro tersebut.

​Umar berharap bertambahnya usia Kabupaten Bojonegoro dapat memperkokoh komitmen bersama dalam membangun daerah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata dan tidak hanya sebatas pelaksanaan administratif belaka.

​"Harapannya, pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, serta mewujudkan Bojonegoro yang semakin maju, makmur, dan membanggakan," pungkasnya.

​Peringatan HJB ke-349 tahun ini mengusung tema 'Berdaya Saing dan Bertransformasi Menuju Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan'. Melalui tema tersebut, Pemkab dan DPRD Bojonegoro berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan warga serta memperluas dampak positif dari pembangunan daerah secara berkelanjutan. (ar/ss)