BOJONEGORO — Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jalan KH. Hasyim Asy'ari mendadak hening pada Senin (28/9/2026). Di bawah terik matahari pagi, deretan seragam loreng hijau-hitam berdiri tegak memberikan penghormatan terakhir kepada mereka yang tidur abadi di bumi pertiwi.
Hari itu, jajaran Kodim 0813 Bojonegoro sengaja datang bukan untuk menggelar apel biasa. Dipimpin langsung oleh Dandim 0813 Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, para prajurit, PNS, hingga Persit Kartika Chandra Kirana larut dalam khidmatnya upacara Ziarah Nasional dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.
Usai peletakan karangan bunga di tugu utama, langkah kaki para prajurit perlahan mendekati pusara-pusara pejuang. Satu per satu kelopak bunga ditaburkan di atas nisan, menyimbolkan penghormatan mendalam atas tetesan darah dan keringat para pendahulu bangsa.
Bagi Letkol Dedy, ziarah ini jauh melampaui sekadar rutinitas kalender tahunan. Ini adalah ruang refleksi untuk meresapi kembali harga sebuah kemerdekaan.
"Nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan harus menjadi sumber inspirasi utama kita dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada bangsa dan negara," tegas Letkol Dedy di lokasi.
Tak berhenti pada barisan internal militer, pesan kuat dari TMP Bojonegoro hari itu juga dialamatkan langsung kepada pundak anak-anak muda. Letkol Dedy sadar, estafet kepemimpinan bangsa kelak berada di tangan generasi Z dan milenial. Karena itu, ia mendorong para pemuda agar meneruskan semangat patriotisme dengan cara yang relevan dengan zaman sekarang.
"Kami mengajak generasi muda untuk meneladani para pahlawan melalui jalur pendidikan, karya, prestasi, kepedulian sosial, serta berbagai kegiatan positif lainnya," ajak perwira menengah tersebut.
Ia menambahkan, mengisi kemerdekaan di era modern bukan lagi mengangkat senjata, melainkan konsisten belajar, berkarya, menjaga persatuan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masa depan Indonesia.
Melalui rangkaian ziarah ini, Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga meneguhkan kembali sumpah setia untuk terus mengawal keutuhan NKRI berdampingan erat dengan seluruh elemen masyarakat.ƙƙ
(ar/ss)