BOJONEGORO - Rangkaian peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349 berlangsung penuh khidmat dan sarat makna sejarah. Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah dan jajaran Forkopimda menggelar ziarah ke makam leluhur, Adipati Haryo Matahun, usai sebelumnya mendatangi makam Buyut Dalem.
Pantauan di lokasi, suasana khusyuk langsung terasa begitu rombongan tiba. Tampak Bupati Setyo Wahono yang didampingi Ketua TP PKK Cantika Wahono beserta jajaran pejabat berpakaian serba putih duduk memanjatkan doa bersama dengan khidmat. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di atas pusara sebagai bentuk penghormatan mendalam atas jasa leluhur Bojonegoro.
Juru Kunci Makam Adipati Haryo Matahun, Sugianto, mengungkapkan latar belakang sosok Adipati Arya Matahun yang bernama asli Pangeran Sasongko atau Raden Songko. Beliau merupakan garis keturunan pendiri Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya, dari trah Raja Demak, Raden Patah.
"Adipati Arya Matahun gugur dalam pertempuran melawan pasukan Madura dan Sampang di wilayah Badholeng, Sedayu (Kabupaten Gresik). Pertempuran tersebut dipicu oleh penolakan Cakraningrat dari Madura untuk menghadap Susuhunan Pakubuwono II di Kartasura," ungkap Sugianto. Jum'at ( 16/10/2026).
Ia menceritakan, dalam rekam sejarahnya, Raden Adipati Arya Matahun beserta bala tentara Jipang dikerahkan untuk menggempur Madura. Namun, pihak lawan mendapat bantuan dari putra Cakraningrat, yakni Raden Tumenggung Secadiningrat yang merupakan penguasa Sedayu.

Pertempuran sengit pun tak terelakkan di Sedayu hingga akhirnya Raden Adipati Arya Matahun gugur pada Sabtu Kliwon, tanggal 3 bulan Ruwah tahun Jimakir (1735 Masehi / tahun Jawa 1666). Jenazah beliau lantas diboyong oleh sang putra, Raden Tumenggung Kramawijaya, untuk dimakamkan secara layak di Astana Mojoranu.
Sebagai bentuk apresiasi dan perhatian, Bupati Bojonegoro menyempatkan diri menyerahkan bingkisan kepada juru kunci makam serta imam tahlil. Acara dilanjutkan dengan tradisi ramah tamah tumpengan bersama yang berlangsung hangat dan guyub.
Setelah menuntaskan prosesi di makam Haryo Matahun, rombongan Bupati Bojonegoro melanjutkan agenda ziarah ke Makam Kanjeng Soemantri yang berlokasi di Kelurahan Mojokampung.
(ar/ss)