Tulungagung-Kapolres Tulungagung damping Bupati Tulungagung Maryoto Birowo membagi- bagikan masker untuk para pedagang di dua pasar. Yakni pasar Panjerejo Kecamatan Rejotangan dan pasar Bendilwungu di Kecamatan Sumbergempol, Jum’at (5/2/2021).

Selain bupati turut hadir juga Kapolres Tulungagung, Komandan kodim (Dandim) 0807 Tulungagung, dan beberapa perwakilan dadi instansi terkait.

“Bagi- bagi masker kali ini kita membawa dua gatot kaca,” kata Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo

Bupati melanjutkan, tujuan agenda kali ini ialah sebagai upaya tindak lanjut perintah dari satuan tugas (satgas) percepatan penanganan Covid- 19 Provinsi Jawa Timur. Yaitu masing- masing satgas kabupaten terutama tiga pilar (Bupati, Kapolres, Dandim) harus mengadakan mobilitas gerakan untuk memakai masker bersama- sama.

“Semua warga yang beraktifitas di luar rumah harus memakai masker,” tegasnya.

Menurut Maryoto, tujuan membawa gatot kaca yaitu untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya memakai masker.

“Seorang ksatria saja memakai masker untuk melawan jahatnya virus Covid- 19, seharusnya masyarakat juga seperti itu,” tuturnya.

Lanjut Maryoto, gatot kaca merupakan pahlawan pembela negara yang luar biasa. Tokoh dalam pewayangan yang merupakan ksatria itu ada tiga, salah satunya gatot kaca tersebut.

“Inilah yang menjadi alasan kita kenapa memilih tokoh gatot kaca,” imbuhnya.

Masih menurut Maryoto, pasar merupakan tempat berkerumun orang banyak, rentan terjadi penularan virus. Pasar menyediakan barang- barang yang dibutuhkan oleh masyarakat. Karena alasan inilah yang menjadikan pihaknya untuk membagi masker di pasar.

“Dimanapun kita berada, kita harus selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) 3M, selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, dan selalu menjaga jarak,” himbaunya.

Kapolres AKBP Handono Subiakto juga mengatakan, pasar merupakan tempat berkerumun orang banyak, rentan terjadi penularan virus. Pasar menyediakan barang- barang yang dibutuhkan oleh masyarakat. Karena alasan inilah yang menjadikan pihaknya untuk membagi masker di pasar.

“Dimanapun kita berada, kita harus selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) 3M, selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, dan selalu menjaga jarak,” himbaunya.

Sementara itu, Dandim 0807 Tulungagung, Letkol Inf Mulyo Junaidi menambahkan ksatria gatot kaca dipercaya untuk melindungi masyarakat. Pihaknya membawa gatot kaca tersebut untuk mengangkat tradisi sejarah leluhur jaman dahulu dalam hal pewayangan.

“Tulungagung menjadi kota gemblengan atau kawah candradimuka untuk para ksatria, salah satunya gatot kaca. Sekuat- kuatnya gatot kaca, mereka masih memakai masker. Jadi para masyarakat juga harus mematuhi 3M,” pungkasnya.

Dalam pelaksanaan sosialisasi Bupati dan Forkopimda juga membagikan masker dan bingkisan kepada warga serta melakukan himbauan dan edukasi secara langsung kepada pedagang dan pengunjung pasar. Bahwa dengan adanya ancaman Virus Corona, agar masyarakat menyayangi diri sendiri dan keluarga serta peduli terhadap orang lain. (copiteh)