BOJONEGORO - Sholat gerhana memiliki dua kali berdiri (qiyam) dan dua kali rukuk dalam satu rakaat. Berikut adalah urutan pelaksanaannya sesuai dengan kitab Hasyiyah I'anatut Thalibin:
Rakaat Pertama
Niat & Takbiratul Ihram: Mengucapkan takbir sambil menghadirkan niat di dalam hati.

Berdiri Pertama: Membaca Ta'awudz dan Surah Al-Fatihah. Dilanjutkan membaca Surah Al-Baqarah (atau surah lain yang panjangnya setara).
Rukuk Pertama: Membaca tasbih dengan durasi sepanjang membaca 100 ayat surat Al-Baqarah.

Berdiri Kedua (Qiyam): Bangkit dari rukuk, membaca Al-Fatihah, lalu membaca Surah Ali Imran (atau sekitar 200 ayat surat Al-Baqarah).
Rukuk Kedua: Membaca tasbih dengan durasi sepanjang membaca 80 ayat surat Al-Baqarah.
Iktidal: Bangkit dari rukuk kedua dan membaca doa iktidal.
Sujud Pertama: Membaca tasbih dengan durasi selama rukuk pertama.
Duduk di Antara Dua Sujud.
Sujud Kedua: Membaca tasbih dengan durasi selama rukuk kedua.
Duduk Istirahat: Duduk sejenak sebelum bangkit ke rakaat kedua.
Rakaat Kedua
Berdiri Ketiga: Membaca Al-Fatihah dan Surah An-Nisa' (atau sekitar 150 ayat surat Al-Baqarah).
Rukuk Ketiga: Membaca tasbih dengan durasi sepanjang membaca 70 ayat surat Al-Baqarah.
Berdiri Keempat: Membaca Al-Fatihah dan Surah Al-Maidah (atau sekitar 100 ayat surat Al-Baqarah).
Rukuk Keempat: Membaca tasbih dengan durasi sepanjang membaca 50 ayat surat Al-Baqarah.
Sujud & Akhir: Dilanjutkan dengan iktidal, sujud, tahiyat akhir, dan diakhiri dengan Salam.
Catatan Penting: Kemudahan dalam Ibadah
Meskipun tata cara di atas adalah yang paling utama (afdhal), Islam memberikan keringanan bagi umatnya. Imam Ghazali dalam Ihya' Ulumiddin menjelaskan:
"Jika hanya membaca Al-Fatihah pada setiap berdiri, itu pun sudah sah. Dan bila hanya membaca surat-surat pendek, maka tidak mengapa. Tujuan dari memperpanjang bacaan adalah agar shalat berlangsung hingga selesai gerhana."
Ringkasnya:
Boleh hanya membaca Al-Fatihah tanpa surah tambahan.
Boleh mengganti surah panjang dengan surah-surah pendek.
Inti dari durasi yang lama adalah untuk menemani fenomena gerhana hingga selesai (terang kembali).
Wallahu a'lam bish-shawab.