Tulungagung - Seorang laki laki tewas kesetrum saat bekerja membetulkan listrik dengan dibantu anaknya yang masih berumur 12 tahun.16/02/2021.

 

Kejadian bermula Pada hari Senin 15 Februari 2021 sekira pukul 09.00 wib korban yang bernama Syahril Mukaji warga Desa Plandaan Kec. Kedungwaru Kabupaten Tulungagung tepatnya kos di Perumahan Wisma Indah Desa Ringinpitu Kec. Kedungwaru Kabupaten Tulungagung bersama dengan anaknya yang bernama Ahmad Risky Andri Aji bekerja membetulkan listrik dirumah Anton Efendi warga Kelurahan Kepatihan Kec. Tulungagung Kab.Tulungagung.

 

Cukup lama mereka membetulkan kerusakan listrik dirumah Anton Efendi. Sehingga korban ( Syahril Mukaji ) harus naik keatas flafon untuk mengecek sambungan kabel yang menyebabkan kerusakan jaringan.

 

 Dengan cara membuka salah satu plafon dan naik menggunakan tangga dan pada waktu korban naik keatas anak korban ( Ahmad Risky Aji Andri ) memegangi tangga tersebut dan korban naik keatas.

 

 Pada sekira pukul 14.30 Wib anak korban mau berpamitan pulang untuk mengaji seperti biasanya. Karena anak korban ini sangat rajin mengaji setiap sore di Masjid dekat kos kosan korban.

 

Dengan cara menelfon anak korban berniat pamit ngaji kepada ayahnya/korban akan tetapi tidak diangkat.

 

 Dikarenakan tidak diangkat anak korban naik tangga dan sangat terkejut melihat ayahnya/korban sudah tergeletak diatas plafon.

 

Merasa tidak bisa berbuat banyak selanjutnya anak korban lari keluar untuk mencari pertolongan.

 

Saat itu saksi yang bernama ( Dimas Bagus Pramana ) sedang bekerja di bengkel selatan tempat korban bekerja terkejut mendengar ada teriakan minta tolong seorang anak kecil.

 

 Ternyata itu adalah suara anak korban yang berteriak minta tolong sambil berlari menghampirinya. Selanjutnya setelah mendengarkan keterangan apa terjadi, saksi bergegas masuk ke dalam rumah tempat kejadian untuk melakukan pertolongan.

 

Sesampai didalam rumah dan lokasi kejadian yang ditunjukkan oleh anak korban, saksi segera naik keatas plafon dengan menggunakan tangga.

 

Sesampai diatas plafon saksi segera mendekati korban yang didapati dalam kondisi sudah terkapar badan pucat lemas dihidung mengeluarkan lendir.

 

 Tidak mau gegabah selanjutnya saksi turun dari atas plafon lewat tangga dan segera berangkat untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tulungagung.

 

Begitu ada laporan Ka Polsek Tulungagung Kota, Kompol Rudi Purwanto, SH segera melakukan koordinasi dengan Polres Tulungagung, selanjutnya menurunkan KSPK T Polres Tulungagung, piket Reskrim, dan Inafis Polres Tulungagung yg dipimpin Padal IPTU DIDIK RIYANTO, SH., MH yang dengan cepat dan sigap mendatangi TKP ( tempat kejadian perkara ) untuk mengevakuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit dr. Iskak Tulungagung. Diduga korban meninggal karena kesetrum aliran listrik bertegangan tinggi (NN95)