​BOJONEGORO — Warga Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diminta untuk lebih waspada. Memasuki musim penghujan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro mencatat lonjakan potensi ancaman hewan berbahaya, terutama ular yang mulai masuk ke area permukiman.

​Sepanjang tahun 2026 hingga bulan Oktober, Damkarmat Bojonegoro telah menerima total 1.671 aduan dari masyarakat. Dari jumlah tersebut, teror ular menjadi kasus yang paling mendominasi dengan 607 laporan, disusul ketat oleh penanganan sarang tawon sebanyak 606 aduan.

Iklan

​Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkarmat Bojonegoro, Ahmad Agus Salim, mengungkapkan bahwa musim hujan merupakan siklus alami perkembangbiakan ular. Peningkatan kelembapan udara serta genangan air akibat hujan membuat sarang ular terganggu. Akibatnya, reptil-reptil tersebut terpaksa berpindah tempat mencari perlindungan ke area yang lebih kering, termasuk merangsek masuk ke rumah-rumah warga.

​"Guna mengantisipasi bahaya tersebut, kita mengimbau masyarakat untuk rutin menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar. Area tumpukan barang bekas, semak-semak, atau sudut lembap yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular harus rutin dibersihkan," ujar Agus, Jumat (6/11/2026).

Wahyu

Meski ancaman ular kerap menimbulkan kepanikan, Agus secara tegas mengingatkan warga agar tidak mencoba menangkap atau mengevakuasi ular secara mandiri jika tidak memiliki keahlian atau pelatihan khusus. Salah-salah, tindakan ceroboh justru bisa membahayakan keselamatan diri sendiri.

​"Jika menemukan keberadaan ular di dalam rumah atau lingkungan sekitar, warga diminta segera menghubungi petugas Damkarmat Bojonegoro agar dapat dievakuasi secara aman dan profesional," pesannya.

​Sebagai informasi, di luar penanganan hewan berbahaya, Damkarmat Bojonegoro juga siaga melayani berbagai aduan darurat non-kebakaran lainnya. Mulai dari evakuasi hewan peliharaan seperti kucing, penanganan pohon tumbang, pelepasan cincin yang tersangkut di jari, hingga berbagai penanganan darurat lainnya demi keselamatan warga.

​(hil/ss)