BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mematangkan persiapan pengoperasian RSUD Kalitidu yang berlokasi di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu. Rumah sakit umum yang memiliki layanan unggulan kesehatan jiwa ini ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 mendatang. Saat ini, pihak Pemkab tengah menyiapkan berbagai kebutuhan mulai dari sarana prasarana, tenaga kesehatan, peralatan medis, hingga perizinan.

​Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro Ninik Susmiati menjelaskan bahwa penyesuaian saat ini difokuskan pada kebutuhan ruangan dan alur pelayanan pasien. Penyesuaian ini dinilai penting lantaran RSUD Kalitidu dirancang sebagai rumah sakit kelas D yang melayani pasien kesehatan jiwa sekaligus pasien dengan keluhan kesehatan umum.

Iklan

​"Karena ini rumah sakit umum dengan layanan unggulan kesehatan jiwa, alur pasien umum dan pasien jiwa perlu disesuaikan. Ruangan-ruangannya juga harus memenuhi kebutuhan pelayanan khusus kesehatan jiwa," ujar Ninik saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2026).

​Mengenai kapasitas, RSUD Kalitidu diperkirakan dapat menampung 50 hingga 75 tempat tidur. Kendati demikian, kapasitas tersebut nantinya tetap menyesuaikan kebutuhan operasional serta ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang bertugas.

Wahyu

​Pihak Dinkes Bojonegoro memastikan seluruh pemenuhan perizinan, pengadaan peralatan medis, dan penyiapan tenaga kesehatan berjalan secara paralel demi mengejar target operasional.

​Terkait mekanisme alur penanganan, Ninik menyebutkan bahwa pasien kesehatan jiwa yang membutuhkan penanganan bakal menjalani proses stabilisasi terlebih dahulu di fasilitas rehabilitasi. Setelah kondisinya stabil, pasien baru dipindahkan ke RSUD Kalitidu dalam kurun waktu sekitar dua hingga tiga bulan dengan menyesuaikan kesiapan layanan.

​"Targetnya pada 2027. Saat ini kami terus berproses, mulai dari sarana dan prasarana, SDM, peralatan hingga perizinan. Harapannya, seluruh tahapan berjalan lancar sehingga apa yang kami rencanakan bisa terwujud," pungkas Ninik.

(ar/ss)