TUBAN - Polresta Tuban bergerak cepat operasi sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

​Operasi gabungan skala besar tersebut dilangsungkan mulai Selasa (13/10) pukul 22.00 WIB hingga Rabu dini hari pukul 01.00 WIB. Tak hanya personel kepolisian, razia ini juga melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban, POM TNI.

​Langkah tegas di lapangan dipimpin langsung oleh Wakapolresta Tuban AKBP Windy Syafutra, didampingi Kabag Ops Polresta Tuban Kompol Sujono, Kasat Resnarkoba Polresta Tuban AKP Hendro Utaryo, Kasi Brantas BNNK Tuban AKP Sutrisno, KBO Resnarkoba Iptu Khoirul Unsa, serta Kasi Propam Iptu Abdul Latif.

​Sebelum menyisir lokasi sasaran, seluruh personel gabungan terlebih dahulu menyelenggarakan apel kesiapan di halaman Polresta Tuban yang dipimpin langsung oleh AKBP Windy Syafutra guna mematangkan strategi dan cara bertindak di lapangan.

Tim gabungan langsung bergerak menyisir tiga titik tempat hiburan malam utama di Tuban, yakni Glamour Karaoke, OKE Karaoke, dan Dunia Karaoke (DK). Di setiap lokasi, petugas gabungan menyisir tempat karaoke dan langsung melakukan tes urine terhadap para pengunjung serta staf yang berada di tempat.

​Dari hasil penyisiran marathon di tiga tempat hiburan malam tersebut, petugas memeriksa total 52 orang pengunjung. Rinciannya meliputi 12 orang di Glamour Karaoke yang terdiri 2 pria dan 10 wanita, 14 orang di OKE Karaoke, yakni 7 pria dan 7 wanita, serta 26 orang di Dunia Karaoke 10 pria dan 16 wanita.

​Kasat Resnarkoba Polresta Tuban AKP Hendro Utaryo mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian tes urine dan pemeriksaan berjalan tanpa kendala, serta menyatakan bahwa dari 3 lokasi tempat hiburan malam yang menjadi sasaran operasi tersebut dilakukan pemeriksaan terhadap 52 pengunjung dan hasilnya 52 negatif.

​Seluruh proses pemeriksaan ketat tersebut dikawal langsung oleh Sidokkes Polresta Tuban yang dipimpin Aiptu Widodo, dengan pengawasan ketat dari Sipropam Polresta Tuban dan Subdenpom TNI Tuban, serta pengamanan ketat Sat Samapta. Hingga razia berakhir pada dini hari, kegiatan berjalan aman, lancar, dan terkendali tanpa ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba.

(ar/ss)