BOJONEGORO – Bawaslu Kabupaten Bojonegoro blusukan ke desa untuk pemutakhiran data pemilih.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, Muhammad Muchid, yang memimpin langsung proses pendataan ulang dan verifikasi di beberapa desa ini menuturkan jika tim ini melakukan penelusuran data pemilih luar negeri di tiga desa diantaranya Sumberjokidul, Sidorejo, dan Sidodadi yang berada di Kecamatan Sukosewu.
Muchid juga menegaskan bahwasannya, pemilih luar negeri merupakan segmen yang rawan perubahan status sehingga perlu dilakukan verifikasi yang detail dan lengkap.
“Pemilih luar negeri ini sering kali mengalami perpindahan status, baik pulang maupun berangkat kembali. Kami memastikan data mereka benar-benar mutakhir agar tidak terjadi kehilangan hak pilih dalam pemilu mendatang,” jelas Muchid kepada suarasatu.com. Kamis (27/11/2025).
Proses pengawasan dan pendataan ini dilakukan dengan mennyingkronkan data dari KPU dengan kondisi faktual di rumah warga yang masuk daftar pemilih luar negeri.
"Bawaslu memeriksa keberadaan pemilih, status pekerjaan, serta keabsahan dokumen melalui komunikasi dengan keluarga dan perangkat desa," imbuh Muchid.
Sementara itu, petugas saat turun ke lapangan didapati adanya perubahan kondisi pemilih diantaranya di Desa Sumberjokidul ditemukan satu pemilih yang telah kembali ke tanah air. Sedangkan untuk di desa Sidorejo dan Sidodadi terdapat pemilih yang masih aktif bekerja di luar negeri sehingga datanya perlu disesuaikan.
Selain melakukan pendataan ulang, tim Bawaslu Bojonegoro juga memberikan edukasi kepada perangkat desa terkait pentingnya pelaporan perubahan data warganya.
“Kami berharap desa terus proaktif melaporkan perubahan data warganya. Ini bukan hanya tugas penyelenggara pemilu, tapi tanggung jawab bersama demi kualitas demokrasi kita,” tambah Muchid.
Kedepan pengawasan serentak juga akan dilakukan komisioner dan staf Bawaslu di kecamatan yang ada di kabupaten Bojonegoro.
"Langkah ini dilakukan agar pengawasan coktas PDPB dapat dilaksanakan secara terstruktur guna memastikan daftar pemilih valid dan dapat dipertanggungjawabkan," pungkas Muchid.
Bawaslu Bojonegoro berkomitmen menjaga integritas data pemilih, termasuk memastikan hak konstitusional warga yang berada di luar negeri tetap terlindungi pada pemilu mendatang. (hil/sam)