BOJONEGORO - Komisi B DPRD Bojonegoro mendesak pemerintah dan Satgas Pangan untuk segera turun tangan menstabilkan harga gabah di tingkat petani yang dilaporkan anjlok di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) saat musim panen raya.

Sekretaris Komisi B DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto, menegaskan bahwa negara harus hadir melindungi petani dengan mendorong Bulog melakukan pembelian gabah secara langsung sesuai ketentuan HPP, guna memutus rantai permainan harga oleh tengkulak yang kerap merugikan petani di pertengahan hingga akhir masa panen.

​Sigit menilai penurunan harga saat ini tidak memiliki alasan yang jelas, mengingat kondisi cuaca di Bojonegoro relatif baik. Ia menduga adanya strategi pedagang yang sengaja menurunkan harga secara sepihak, sehingga Satgas Pangan Kabupaten Bojonegoro diminta segera melakukan pemantauan lapangan untuk memastikan harga Gabah Kering Panen (GKP) tetap terjaga di angka Rp6.500 per kilogram sesuai Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2025.

Selain pengawasan harga, DPRD juga meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan intervensi melalui fasilitasi peminjaman mesin panen (kombain) kepada kelompok tani agar proses panen tidak menjadi kendala yang menekan harga jual. (AR)