BANJARNEGARA - Pendakwah kondang KH Anwar Zahid memberikan pesan yang menyentuh saat mengisi pengajian umum di Desa Sijenggung Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. Selasa siang (11/8/2026).
Meski sempat mengalami insiden kecelakaan lalu lintas, kiai asal Bojonegoro itu tetap menunjukkan dedikasi tinggi dengan tetap hadir untuk memenuhi jadwal ngaji.
Dalam ceramahnya, Anwar Zahid menceritakan kronologi singkat insiden yang ia alami. Ia menyebut kecelakaan tersebut terjadi akibat adanya perbaikan jalan yang mengakibatkan antrean kendaraan.
"Mboten nopo-nopo. Mboten niku wonten perbaikan jalan, kan wonten perbaikan jalan, terus sudah ada beberapa mobil yang berhenti soale wonten perbaikan jalan. Terus sopir kulo mandek teng burine, nembe mandek lah kok diseruduk teler," ujar Anwar Zahid dalam ceramahnya, dikutip Selasa (11/8/2026).
Beruntung, ia tidak mengalami cedera serius. Kiai yang dikenal dengan gaya ceramah kocak namun sarat makna ini justru bersyukur masih diberi kekuatan untuk menjalankan tugas dakwahnya.
Lebih lanjut, Anwar Zahid membagikan percakapan dengan anaknya yang memintanya untuk beristirahat pasca kejadian tersebut. Namun, tekadnya untuk berdakwah lebih kuat dari rasa lelah.
"Mboten Abah kuat, Abah sehat, Abah gadhah tugas ngaji. Nek Abah misale wes gak iso mlaku utawa Abah remek, ya Abah ra budhal," pungkasnya.
Kehadiran Anwar Zahid di Banjarnegara pun disambut antusias oleh para jemaah yang memenuhi lokasi pengajian. Ia tetap tampil energik dan menghibur, membuktikan bahwa semangat berdakwah tidak surut meski diuji dengan musibah di jalan. (hil/ss)