TUBAN — Sebuah perjalanan keluarga yang mestinya penuh kehangatan berujung duka mendalam di Jalur Pantura Tuban. Sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai seorang ibu bersama tiga penumpangnya dihantam truk dari arah belakang pada Rabu (5/8/2026) siang. Tragisnya, sang sopir truk malah kabur meninggalkan lokasi kejadian.

​Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit truk bernomor polisi N 9745 UC dan sepeda motor Honda Scoopy bernopol S 4145 EAR ini terjadi di Jalan Raya Tuban-Bancar, tepatnya di Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, sekira pukul 12.30 WIB. Insiden horor di siang bolong ini merenggut nyawa dua orang seketika di lokasi, sementara dua penumpang lainnya mengalami luka-luka serius.

​Berdasarkan informasi di lapangan, petaka bermula ketika motor Honda Scoopy yang dikemudikan SI (35), warga Dusun Glondong, Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, melaju dari arah timur ke barat. Emak paruh baya ini tidak sendirian. Ia membonceng tiga orang sekaligus yakni D(21), bocah laki-laki M (9), dan balita A (6), yang semuanya merupakan warga satu desa.

​Nahas, setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) yang berkarakteristik jalan lurus beraspal dengan cuaca cerah, sebuah truk bernopol N 9745 UC yang dikemudikan oleh M (61), warga Jombang, Kabupaten Jember, melaju searah dari belakang. Diduga akibat pengemudi truk tidak berhenti dan kurang konsentrasi saat bergerak ke kanan, kendaraan berat tersebut langsung menghantam sisi samping depan motor korban dengan keras.

​Benturan telak tak terhindarkan. Motor korban ringsek parah di tengah arus lalu lintas yang saat itu terpantau sepi di kawasan permukiman warga. Akibat hantaman keras tersebut, pengendara motor SI dan bocah Muhammad YF tewas seketika di lokasi dengan luka parah dan langsung dievakuasi ke RSUD Tuban. Sementara itu, dua penumpang lainnya yakni D dan balita A mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS NU Tuban.

​Akibat kejadian ini,pihak satlantas polres Tuban bergerak cepat langsung mengamankan barang bukti kendaraan bermotor yang terlibat.

​"Kami sudah mendatangi dan melakukan olah TKP, mencari serta menyita barang bukti, memeriksa saksi-saksi, dan saat ini kami tengah melakukan penyidikan lebih lanjut serta memburu pengemudi truk yang melarikan diri dari tempat kejadian dan kini sudah diamankan detelah kabur ke garasi sekitar 6 km dari tkp ," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Ipda Rizky Dwi P. Rabu (5/8/2026).

​Kini, kasus tabrakan maut yang sempat melibatkan pengemudi truk kabur ke Jenu tersebut menjadi fokus Unit Gakkum Satlantas Polres Tuban demi menegakkan keadilan bagi para korban. (SS)