TUBAN - Kunjungan 9 mahasiswa peserta program Duta Minerba Goes to Site 2026 di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban memberikan kesan mendalam bagi para peserta.

Kunjungan yang berlangsung pada 29 September hingga 1 Oktober 2026 ini membawa para Duta Minerba melihat langsung penerapan Good Mining Practice (GMP) hingga pemanfaatan kawasan pascatambang sesuai realita di lokasi.

Selain itu peserta juga berkunjung program pemberdayaan masyarakat, di antaranya UMKM Binaan SIG Pabrik Tuban.

Allya Nadin Ain, Duta Minerba asal Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat tersebut membagikan pengalamannya yang seru dan penuh dengan pembelajaran baru selama berada di site operasional SIG Pabrik Tuban.

"Jujur, pengalaman saya selama berada di Tuban ini seru sekali! Banyak hal baru yang belum pernah saya coba sebelumnya, salah satunya adalah membatik bersama UMKM binaan. Begitu pun selama berada di lokasi (site), kami melihat langsung proses reklamasi, mengunjungi kebun anggur di area Ecopark, dan masih banyak kegiatan menarik lainnya," ujar Allya penuh antusias.

Menurutnya, operasional pengelolaan tambang di SIG Pabrik Tuban juga cukup bagus, baik itu di lahan batu kapur maupun tanah liat. Di lahan batu kapur yang telah selesai di tambang juga direklamasi dengan baik, ditanami pepohonan yang kini jadi hutan kembali serta pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR)-nya juga cukup baik.

"Menurut saya pengelolaan tambang maupun CSRnya sudah sangat sempurna. Saya berharap program dan pengelolaan seperti ini bisa terus dipertahankan serta berlanjut di tahun-tahun mendatang. Tentu saja, saya juga berharap kegiatan Goes to Site seperti ini dapat terus berlanjut untuk Duta Minerba selanjutnya di tahun 2027," tambahnya.

Program yang diinisiasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Ditjen Minerba berkolaborasi dengan Society of Renewable Energy (SRE) Indonesia dan SIG Pabrik Tuban ini dibuka secara resmi di Ruang Wijaya Kusuma, Kantor Pusat Semen Gresik (KPSG) Tuban, Rabu (30/9/2026).

Selama kegiatan, para mahasiswa meninjau rantai operasional industri semen terpadu mulai dari area pertambangan batu kapur dan tanah liat, kawasan reklamasi, pelabuhan khusus, hingga fasilitas Edupark dan Ecopark.

Dalam sambutannya General Manager of Mining & WHRPG SIG Pabrik Tuban, Khosyi'in Maksum, menyampaikan bahwa SIG berkomitmen menjalankan tambang berkelanjutan yang menyeimbangkan operasional dengan kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

"Apa yang kami kerjakan di lapangan, baik pengelolaan tambang maupun pemanfaatan lahan pascatambang diharapkan dapat disaksikan secara langsung dan disebarluaskan oleh para Duta Minerba kepada masyarakat luas," kata Khosi'in.

Sementara itu, Inspektur Tambang Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Luki Ariyanto, berharap para Duta Minerba dapat menjadi storyteller digital yang membagikan fakta lapangan secara jujur dan berbasis data faktual guna membangun narasi perihal industri pertambangan Indonesia yang bertanggung jawab.

“Melalui Duta Minerba ini kami berharap informasi terkait pengelolaan perusahaan pertambangan maupun program CSR-nya dapat tersampaikan kepada masyarakat luas. Baik itu melalui media sosial mapun tersampaikan secara langsung,” katanya.(on/ss)