BOJONEGORO – Upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang kembali dilakukan PT KAI Daop 8 Surabaya. Bersama Komunitas Railfans Java Train, KAI menggelar sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 213 Jalan Monginsidi KM 124+428, petak jalan Kalitidu – Bojonegoro, Minggu (7/12).
Aksi simpatik ini menyasar para pengendara yang melintas di lokasi tersebut. Petugas dan relawan membentangkan spanduk peringatan, menyampaikan imbauan melalui pengeras suara, hingga membagikan stiker dan selebaran keselamatan. Kegiatan diawali dengan safety briefing oleh Polsuska untuk memastikan seluruh personel memahami prosedur keamanan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menegaskan bahwa masyarakat harus benar-benar memahami risiko di perlintasan sebidang.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami terus mengimbau pengguna jalan agar tidak menerobos palang pintu dan tetap mematuhi sinyal penjaga. Berhenti, lihat kanan–kiri, dan pastikan aman sebelum melintas,” ujar Luqman.
Menurutnya, kolaborasi dengan komunitas pecinta kereta api menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi. KAI Daop 8 akan terus menggandeng berbagai elemen masyarakat demi memperkuat budaya tertib dan aman di titik-titik perlintasan.
KAI juga kembali menegaskan kewajiban pengendara sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 114, yaitu berhenti saat sinyal berbunyi atau palang ditutup, mendahulukan perjalanan kereta api, serta memberi hak utama bagi kendaraan yang lebih dulu melintas rel.
Melalui kegiatan ini, KAI Daop 8 Surabaya berharap kepatuhan masyarakat semakin meningkat, sehingga potensi kecelakaan dapat ditekan dan keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga.