BOJONEGORO - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro melaksanakan prosesi penyematan tanda pangkat bagi delapan pegawai yang memperoleh kenaikan pangkat. Kegiatan tersebut digelar di lingkungan Lapas Bojonegoro dalam suasana khidmat dan penuh rasa bangga.

Penyematan dilakukan langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Bojonegoro, Hari Winarca. Momentum ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja para pegawai dalam menjalankan tugas sebagai insan pemasyarakatan.

Dari delapan pegawai yang menerima kenaikan pangkat, satu orang yakni Lukman Arifin mendapatkan kenaikan pangkat reguler dari Golongan III/C menjadi Golongan III/D.

Sementara itu, tujuh pegawai lainnya Ahmad Nuriyan Masyhar, Ajeng Nur Sulisetyo Rini, M. Ivang Mahardika Rupawan, Hendra Nizwar Budiawan, Rifki Andriyas, Alif Nur Luckyarmanu, dan Inggit Hermawan naik pangkat dari Golongan II/B ke Golongan III/A. Kenaikan tersebut merupakan kenaikan lompat golongan tanpa melalui II/C dan II/D, setelah yang bersangkutan dinyatakan lulus Ujian Penyetaraan Kenaikan Pangkat (UPKP) dengan menggunakan ijazah Strata 1 (S1).

Dalam sambutannya, Kalapas Hari Winarca menyampaikan bahwa kenaikan pangkat harus dimaknai sebagai amanah sekaligus tanggung jawab yang lebih besar.

“Pangkat baru bukan hanya simbol di pundak, tetapi juga cerminan peningkatan tanggung jawab. Saya berharap seluruh pegawai yang hari ini menerima kenaikan dapat terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan pelayanan terbaik, sekaligus menjaga nama baik institusi pemasyarakatan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan mengikuti dan lulus UPKP menunjukkan pentingnya peningkatan kompetensi dan pendidikan sebagai bagian dari pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN).

Acara kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat serta sesi foto bersama, sebagai wujud kebersamaan dan motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus berprestasi serta memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.