BOJONEGORO - Sebuah sepeda motor hangus terbakar hingga 100 persen di Dusun Karangjati, Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (28/6/2026) pagi.

Insiden ini dipicu oleh adanya percikan api dari busi kendaraan saat pemilik sedang memindahkan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite ke dalam jeriken. Tak hanya melalap habis kendaraan, kobaran api juga sempat menyambar dan membakar sebagian bangunan rumah di dekatnya.

​Peristiwa nahas tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.10 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Pos Kedungadem yang menerima laporan dari warga segera bergerak cepat mengerahkan satu unit mobil multiguna beserta empat personel menuju tempat kejadian musibah (TKM).

Jarak lokasi yang berkisar 2,7 kilometer berhasil ditempuh petugas dalam waktu singkat, sehingga api dapat langsung dilokalisasi dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.35 WIB.

​"Benar telah terjadi kebakaran satu unit sepeda motor di RT 01 RW 05 Desa Sidorejo, Kedungadem. Penyebabnya karena korsleting atau percikan api dari busi motor saat ada aktivitas pemindahan BBM dari tangki motor ke dalam jeriken. Api kemudian menyambar dengan cepat dan sempat mengenai sebagian dinding rumah," ujar Petugas Damkarmat Bojonegoro, Siswoyo, saat dikonfirmasi, Minggu (28/6/2026).

​Pemilik sepeda motor sekaligus korban, Kurdi (52), mengaku terkejut lantaran api langsung membesar dalam sekejap mata saat dirinya sedang memindahkan pertalite. Ia menjelaskan bahwa saat itu motornya memang dalam kondisi habis digunakan dan entah bagaimana muncul percikan dari arah busi.

​"Waktu itu saya lagi mindahin bensin dari tangki motor ke jeriken. Tiba-tiba ada percikan api dari bagian busi dan langsung menyambar pertalte yang lagi saya tuang. Apinya langsung besar sekali sampai membakar motor sama kena tembok depan rumah.

Alhamdulillah, untungnya petugas damkar cepat datang ke lokasi jadi rumah saya tidak habis semua," tutur Kurdi dengan nada lemas. Minggu (28/6/2026).

​Akibat insiden ini, satu unit sepeda motor milik Kurdi terbakar dan ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp 2,5 juta. Selain itu, bangunan rumah kosong milik Kurdi berukuran 10x15 meter persegi juga ikut terdampak sekitar 20 persen dengan kerugian material diperkirakan sebesar Rp 6 juta.

Kendati demikian, kesigapan petugas di lapangan berhasil menyelamatkan sisa aset rumah Kurdi senilai Rp 494 juta, serta mengamankan satu rumah warga lain milik Waji beserta empat orang penghuninya dari ancaman amukan si jago merah.

​Dinas Damkarmat Bojonegoro memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Dalam penanganan darurat tersebut, petugas juga dibantu oleh personel dari Polsek Kedungadem, Koramil Kedungadem, perangkat desa setempat, serta masyarakat sekitar yang bergotong-royong di lokasi. (hil)