Tulungagung-Guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum serta profesiaonalisme pelayanan kepolisian kepada masyarakat menjelang bulan Ramadhan di masa pandemi Covid -19, Polres Tulungagung menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang di laksanakan di ruang Tri Brata Mapolres Tulungagung. Kamis, (25/3/2021).

 

Kegiatan FGD adalah teknik yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan satu kelompok dan membahas satu topik secara spesifik dengan menentukan objek, perekrutan peserta, pengumpulan data, melakukan analisis.

 

Dengan mengusung tema “Bersama Tingkatkan Kesadaran Dan Kepatuhan Hukum Serta Profesionalisme Pelayanan Kepolisian Kepada Masyarakat Menjelang Bulan Ramadhan Di Masa Pandemi Covid-19”, giat FGD yang di hadiri Kapolres Tulungagung, AKBP. Handono Subiakto, S.H., S.I.K., M.H., di ikuti Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, R. Satriyo Wibowo, S.km, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Drs. Ahmad Balya, Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP. Muhammad Bayu Agustyan, S.I K., Kasat Reskrim Polres Tulungagung. AKP. Christian kosasih, S.I.K., Kasat Binmas Polres Tulungagung, AKP. Djadmiko, Kanit Tipikor Satreskrim Polres Tulungagung, IPTU. Andik Prasetyo,S.H., M.H., Peserta FGD dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Tulungagung.

 

Dalam sambutannya, Kapolres Tulungagung mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Tulungagung sudah berjalan, mulai dari tenaga kesehatan, TNI-POLRI, tenaga Kependidikan, Petugas Pelayanan Publik, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat.

 

“Semoga pelaksanaan vaksinasi dapat menekan laju penyebaran virus Covid-19,” ucapnya.

 

Dengan turut serta di lakukan vaksinasi pada tahap awal kepada tokoh agama, dan tokoh masyarakat, merupakan pemberian contoh kepada seluruh warga masyarakat bahwa vaksinasi itu aman dan halal. Pemerintah sudah memikirkan hal ini dan bertujuan agar melalui vaksinasi akan timbul Herd Immunity (Kekebalan Komunal) di masyarakat.

 

“Oleh karena itu, mari bersama-sama kita sukseskan vaksinasi di Kabupaten Tulungagung. Semoga dengan adanya vaksinasi, kita semua berharap roda perekonomian dapat bergerak kembali,” terang Handono.

 

Kapolres menegaskan, pandemi Covid-19 belum usai, dan bulan depan akan menghadapi bulan suci ramadhan 1442 H, bulan dimana umat muslim diseluruh penjuru dunia melakukan ibadah puasa.

 

“Hal ini tentunya juga dibarengi dengan meningkatnya aktifitas masyarakat dipusat perbelanjaan, pusat kuliner, mode transportasi yang dipakai untuk mudik lebaran. Walaupun kita sudah di vaksin tentunya himbauan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan yaitu dengan rajin mencuci tangan, menerapkan physical distancing, menggunakan masker, dan menahan diri untuk tidak beraktivitas diluar rumah bila tidak dalam keadaan urgen atau mendesak,” tuturnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung yang telah berkenan untuk menjadi narasumber pada kegiatan FGD.

 

“Semoga apa yang kita kerjakan dicatat sebagai amal kebaikan dan mendapat bimbingan dari ALLAH SWT. Mari bersama kita ikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) ini sebagi bentuk ikhtiar kita dalam rangka memutus rantai penyebaran covid-19 menjelang bulan suci ramadhan tahun 1442 H,” pungkasnya. (NN95)