Jakarta - Lembaga Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas partai politik. Hasilnya, Partai Gerindra kokoh di urutan teratas, mengungguli PDIP dan Partai Golkar.

​Survei ini digelar pada 2-8 Maret 2026 dengan melibatkan 1.220 responden di seluruh provinsi Indonesia. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan metode multistage random sampling.

​"Di mana hasilnya Partai Gerindra 26,1%, PDIP 15,4%, kemudian Golkar 9,0%," kata Peneliti Utama Poltracking, Masduri Amwari, dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube Poltracking, Senin (13/4/2026).

​Masduri menjelaskan bahwa dalam survei ini, responden diberikan simulasi surat suara yang berisi daftar partai politik beserta gambar logonya.

​Di bawah tiga besar, terdapat PKB dengan angka 8,1%, disusul PKS (5,9%), Demokrat (5,6%), dan NasDem (5,5%). Sementara itu, sejumlah partai lain masih tertahan di bawah angka 5%, bahkan banyak yang masuk kategori partai "nol koma".

​"Lalu PKB 8,1%, PKS 5,9%, Demokrat 5,6%, dan NasDem 5,5%," imbuh Masduri.

​Adapun margin of error dalam survei ini sebesar +/- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

​Daftar Lengkap Elektabilitas Partai Versi Poltracking:

​Berikut adalah urutan elektabilitas partai politik berdasarkan temuan Poltracking Indonesia:

  • ​Gerindra: 26,1%

  • ​PDIP: 15,4%

  • ​Golkar: 9,0%

  • ​PKB: 8,1%

  • ​PKS: 5,9%

  • ​Partai Demokrat: 5,6%

  • ​Partai NasDem: 5,5%

  • ​PAN: 2,0%

  • ​PPP: 1,5%

  • ​PSI: 1,2%

  • ​Partai Perindo: 0,7%

  • ​PBB: 0,4%

  • ​Partai Garuda: 0,3%

  • ​Partai Gelora: 0,2%

  • ​Partai Ummat: 0,1%

  • ​Partai Hanura: 0,1%

  • ​PKN: 0,1%

  • ​Partai Buruh: 0,1%

  • ​Tidak tahu/tidak jawab: 17,7%