BOJONEGORO – Tim voli putri Bandung bjb Tandamata menjaga peluang menembus babak final four setelah mengalahkan Medan Falcons dengan skor 3-1 (24-26, 25-19, 25-18, 25-18) pada lanjutan putaran kedua Proliga 2026 di GOR Utama Bojonegoro, Sabtu (14/2/2026).

Hasil ini memang belum mendongkrak posisi bjb Tandamata dari peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi empat kemenangan. Namun, pelatih Risco Herlambang tetap percaya diri timnya masih memiliki peluang.

"Asalkan tiga laga sisa bisa kita menangkan," ujar Risco usai pertandingan.

Tiga pertandingan krusial tersebut akan dimulai menghadapi Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia di GOR Utama Bojonegoro, Minggu (15/2/2026). Selanjutnya, Calista Maya dan kolega akan melakoni dua laga terakhir di Padepokan Sentul, Bogor, yakni menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada Kamis (19/2/2026) dan Jakarta Livin' Mandiri pada Minggu (22/2/2026).

Risco juga menyoroti adaptasi pemain asing barunya, Giulia Angelina, yang dinilai belum sepenuhnya menyatu dengan tim. "Karena Giulia baru bergabung empat hari. Tapi setelah kalah di set pertama kami bisa berbailik unggul dan menang," ucapnya.

Pada set pembuka, bjb Tandamata langsung menurunkan komposisi terbaik dengan mengandalkan Calista Maya, Shintia Alivia, Fitriyani, Rara, Anastasia Guerra, serta Giulia Angelina. Meski demikian, mereka tampak belum menemukan ritme permainan. Medan Falcons yang digerakkan Maya Indri dan pemain asal Vietnam, Vi Thi Nhu Quynh, mampu memberikan perlawanan ketat hingga skor imbang 7-7.

Pelatih Falcons, Marcos Sugiyama, sempat mengambil time out saat tertinggal 7-8 untuk menjaga konsentrasi timnya. Keputusan itu berdampak positif karena Falcons mampu berbalik memimpin 22-21. Risco kemudian memasukkan Waode untuk memperkuat blok dan memaksa deuce 24-24. Namun, Falcons tampil lebih efektif di poin-poin krusial dan merebut set pertama 26-24.

Memasuki set kedua, duel kembali berlangsung sengit hingga skor 5-5. bjb Tandamata kemudian meningkatkan agresivitas serangan dan menjauh 11-7. Meski duet Vi Thi Nhu Quynh dan Khanza sempat memperkecil selisih menjadi 15-17, pengalaman skuad bjb Tandamata membuat mereka mampu mengontrol permainan hingga menutup set dengan 25-19 dan menyamakan kedudukan 1-1.

Set ketiga menjadi momentum kebangkitan dua pemain asing bjb Tandamata. Anastasia Guerra dan Giulia Angelina tampil dominan, membawa timnya unggul cepat 8-3. Falcons sempat menyamakan skor 11-11, namun pertahanan solid bjb Tandamata membuat mereka kembali menjauh 21-16 sebelum memastikan kemenangan 25-18.

Di set keempat, permainan bjb Tandamata semakin stabil. Rotasi yang diterapkan Risco berjalan efektif dan membuat tim unggul 17-11. Falcons sempat mendekat 15-19, tetapi ketenangan Anastasia Guerra di lini depan memastikan kemenangan 25-18 sekaligus menutup laga dengan skor 3-1.

Usai pertandingan, Marcos Sugiyama mengakui timnya kembali kehilangan momentum di momen penting. "Di set -set penentu, anak-anak selalu kehilangan momen, dan banyak dimanfaatkan lawan untuk merebut angka," ujarnya.

Ia juga menegaskan tetap memberi suntikan motivasi kepada para pemain. "Mau lawan siapapun sebenarnya kami sudah memberikan motivasi kepada anak-anak," imbuh Marcos.

Pelatih asal Jepang itu pun mengakui performa timnya belum sepenuhnya maksimal. "Pemain kami sudah semakin baik, dari hari-kehari kami akui punya perkembangan baik," pungkas Marcos Sugiyama. (sam)