BOJONEGORO – Tingkatkan kemampuan dan kesiapan relawan dalam menghadapi berbagai situasi darurat, BPBD Bojonegoro gelar pelatihan water rescue dan vertical rescue.
Kegiatan ini diikuti 100 peserta dari berbagai unsur dari dari BPBD, Damkarmat, Satpol PP, Polres, Kodim, Brimob, serta unsur pendukung lainnya.
Pelatihan berlangsung di Balai Desa Kedungsumber serta Waduk Pacal, Kecamatan Temayang. Instruktur dari Basarnas turut dilibatkan untuk memberikan materi teknis dan pendampingan praktik. Para peserta mengikuti simulasi penanganan kebakaran, banjir, hingga teknik evakuasi di kawasan pemukiman padat menggunakan perlengkapan tali.
Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan rutin dalam meningkatkan kemampuan tim penyelamat, baik di medan darat maupun perairan.
"Kita terus mengasah keterampilan para anggota Tim SAR Gabungan sebagai bentuk kesiapsiagaan, dan bagaimana melakukan koordinasi dan komunikasi saat terjadi bencana,” ujar Heru Wicaksi. Kamis (27/11/2025).
Para peserta mendapatkan pembekalan dua teknik utama penyelamatan, yakni water rescue dan vertical rescue. Selain teori, mereka juga melakukan praktik langsung menggunakan peralatan standar SAR guna memastikan kemampuan teknis benar-benar terlatih.
“Para peserta latihan juga diajarkan teknik-teknik menolong korban saat terjadi bencana. Sehingga diharapkan, dalam pelaksanaannya di lapangan ketika terjadi bencana atau operasi SAR, pihak-pihak terkait dapat bersinergi bersama-sama untuk melakukan pertolongan,” tambah Heru. (hil/sam)