BOJONEGORO – Aliansi Perlindungan Perempuan dan Anak (APPA) Bojonegoro menyoroti kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan ayah kandung di wilayah Bojonegoro. APPA menilai pemerintah kabupaten harus hadir memberikan perlindungan penuh, terutama pendampingan bagi korban.

Koordinator APPA Bojonegoro, Nafidatul Himah, menyebut peristiwa tersebut menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah yang selama ini gencar melakukan edukasi terkait perlindungan perempuan dan anak. Bojonegoro bahkan mengklaim predikat sebagai daerah ramah anak.

"Kita berharap, agar pemerintah turut mendampingi korban, karna jelas mental korban bisa jatuh jika tak dapat perhatian serius dari lingkungannya termasuk pemkab Bojonegoro," ujar Himmah, Selasa (25/11/2025).

Ia menegaskan, tanpa keterlibatan pemerintah dalam pemulihan psikologis dan proses hukum, potensi kasus serupa dapat terus berulang.

"Kita harap pemerintah tidak hanya ikut prihatin saja, tapi juga ada langkah kongkrit untuk mencegah hal serupa tidak kembali terjadi," tambah Himmah.

Himmah juga mengungkap sejumlah penyebab yang memungkinkan terjadinya kekerasan seksual terhadap anak, salah satunya pola asuh yang minim kedekatan emosional.

"Diera sekarang masih banyak orang tua yang hanya berfikir bahwa dengan memberikan materi yang cukup ke anak dapat menjadikan mereka bahagia… Interaksi anak dan orang tua itu sangat penting sehingga anak tidak canggung ketika curhat dengan orang tua," terangnya.

Selain itu, Himmah menilai kurangnya tanggung jawab orang tua akibat kesibukan bekerja kerap membuka peluang terjadinya tindakan menyimpang.

APPA berharap pelaku mendapat hukuman maksimal. "Kita berharap pelaku dapat dihukum seberat-beratnya, karna selain melakukan pencabulan, juga pelaku telah merusak mental anak kandungnya untuk bertumbuh kembang," pungkasnya.

Diketahui, aksi bejat tersebut terjadi pada Maret dan April lalu saat korban tertidur. Akibat perbuatan ayah kandungnya, korban kini tengah mengandung delapan bulan. Pelaku telah diamankan dan ditahan di Polres Bojonegoro. (hil/sam)