BOJONEGORO - Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Bojonegoro terus memperluas jejaring strategisnya. Kali ini, mereka menyambut kedatangan pengusaha muda dari BPC HIPMI Jakarta Barat untuk membuka peluang investasi dan kolaborasi lintas daerah.

​Pertemuan Kolaborasi Bisnis ini dikemas dalam diskusi santai di Cafe Djati Lounge, Bojonegoro, Senin (20/4/2026).

​Wakil Ketua Umum HIPMI Bojonegoro, Cahyo Fajar Kusuma, menyebutkan bahwa pertemuan ini merupakan langkah konkret untuk menjembatani pengusaha daerah dengan pelaku bisnis dari kota metropolitan. Menurutnya, Bojonegoro memiliki daya tarik ekonomi yang besar bagi para investor.

​"Pengusaha di daerah tentu memerlukan ekspansi dan jejaring dengan pengusaha di Jakarta Barat. Bojonegoro sendiri memiliki potensi luar biasa dengan dukungan APBD yang cukup besar, sehingga sangat efektif bagi pengusaha muda yang ingin memperkuat peluang bisnisnya di sini," ujar Cahyo.

​Ketua Umum HIPMI Jakarta Barat, Alvin, menyambut hangat inisiatif kolaborasi ini. Selain silaturahmi, kunjungan ini bertujuan meninjau langsung unit bisnis anggotanya yang beroperasi di Bojonegoro.

​Salah satu pengurus HIPMI Jakarta Barat diketahui menjabat sebagai Direktur di Realco, perusahaan produsen minuman sarang burung walet terbesar di Indonesia yang berbasis di Bojonegoro.

​"Kami ucapkan terima kasih atas sambutan yang sangat hangat dari rekan-rekan HIPMI Bojonegoro. Kehadiran kami di sini adalah untuk memperkuat hubungan antar pengusaha muda lintas daerah," kata Alvin.

​Sementara itu, Sekretaris Umum HIPMI Bojonegoro, Imam Hambali, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan Bojonegoro sebagai magnet bagi pengusaha luar daerah. Upaya ini diharapkan bermuara pada peningkatan ekonomi kerakyatan.

​"Tekad kami sejak awal adalah menciptakan ruang investasi yang menarik bagi pengusaha potensial agar mau membuka bisnis di Kabupaten Bojonegoro," tutur Imam.

​Ia menambahkan, peningkatan investasi daerah secara otomatis akan berdampak pada sektor ketenagakerjaan.

"Spiritnya adalah ikhtiar meningkatkan investasi daerah, yang pada akhirnya akan berdampak pada terciptanya lapangan kerja skala besar bagi masyarakat," pungkasnya.

​Pertemuan ini diharapkan menjadi pemantik kerja sama investasi dan distribusi produk unggulan di masa depan, sekaligus mempertegas posisi Bojonegoro sebagai wilayah yang ramah terhadap investasi anak muda. (ain)