TUBAN - PT Widji Nusantara Makmur menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui penyediaan benih jagung unggulan untuk petani Indonesia. Perusahaan tersebut mendapatkan kehormatan menjadi salah satu dari enam stan yang akan ditinjau langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

​Kunjungan kepala negara ini bertepatan dengan agenda panen raya jagung kuartal II tahun 2026, sekaligus ground breaking 10 gudang ketahanan pangan, dan peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

​PT Widji Nusantara Makmur sendiri telah ditunjuk oleh Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan sebagai mitra produsen sekaligus penyedia benih tanaman pangan nasional. Dalam perjalanannya, perusahaan ini berkolaborasi dengan Korps Bhayangkara lewat Polres Blitar Polda Jawa Timur untuk menghadirkan stan bibit Jagung Hibrida Bhayangkara.

​Direktur Utama PT Widji Nusantara Makmur, Eko Widiastopo, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini berawal dari inisiatif Polres Blitar yang merangkul perusahaannya. Ia pun menyampaikan rasa syukur karena stan benih jagung Bhayangkara miliknya terpilih menjadi salah satu stan yang dijadwalkan akan ditinjau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu esok.

​Eko menambahkan, perusahaan terus berkomitmen memproduksi dan menyalurkan benih jagung berkualitas bagi para petani, khususnya di wilayah Jawa Timur hingga berbagai daerah di Indonesia. Benih ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian nasional, terutama menjelang musim hujan di akhir tahun 2026. Hal itu disampaikannya di sela-sela persiapan pembangunan stan di Desa Tuwiri Wetan, Tuban.

​Lebih lanjut, Eko menilai kolaborasi dengan Polri merupakan langkah strategis dalam memperkuat rantai pasok benih unggul demi mendukung program swasembada pangan nasional. Pihaknya berharap sinergi ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna menyukseskan program daulat ketahanan pangan secara nasional.

​Penunjukan PT Widji Nusantara Makmur ini dinilai sejalan dengan fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan produksi dalam negeri serta penguatan produsen benih lokal. Melalui kapasitas produksi yang dimiliki, perusahaan menargetkan distribusi benih jagung dapat menjangkau lahan olahan yang lebih luas, sesuai dengan program ketahanan pangan Bhayangkara yang dicanangkan oleh Polri. (ain)