BOJONEGORO - Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro dipastikan bakal membiru. Band legendaris Ungu siap menggebrak panggung dalam gelaran "Harmony 3 Dekade Anniversary Bank Daerah Bojonegoro" pada Sabtu (23/5/2026) mendatang. Demi menjamin gelaran konser tetap kondusif, aparat polisi mulai memperketat skema pengamanan melalui rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral.
Polres Bojonegoro memimpin langsung jalannya Rakor pada Rabu (13/5/2026) pagi untuk mematangkan strategi pengamanan. Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Sujono menegaskan bahwa fokus polisi bukan hanya menjaga jalannya konser di dalam stadion, melainkan juga memastikan aktivitas masyarakat di luar area acara tetap berjalan normal tanpa gangguan kamtibmas.
"Hakikat dari pengamanan ini bukan hanya kegiatan di dalam yang kita jaga, tapi semua aspek di luar kegiatan ini harus berjalan aman dan kondusif. Situasi aman inilah yang menjadi dasar agar masyarakat luas tetap bisa beraktivitas sehingga ekonomi bisa terus tumbuh," ujar Kompol Sujono.
Dalam rapat koordinasi hadir dari jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, Yonif 885 Belibis Putih, serta dinas terkait seperti Dishub, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan.
Pihak penyelenggara dari Merdeka Management memastikan bahwa seluruh aspek legalitas acara sudah selesai jauh hari. Ketua Panitia Penyelenggara, Edy Sukanto mengungkapkan bahwa izin keramaian dari Polda Jatim sudah dikantongi sejak 8 April 2026, termasuk izin khusus untuk atraksi kembang api yang akan memeriahkan puncak acara HUT ke 30 Bank Daerah Bojonegoro tersebut.
Pemilihan format konser outdoor dengan sistem tiket berbayar (ticketing) diakui Edy sebagai strategi ganda. Selain untuk meningkatkan citra Bank Daerah Bojonegoro sebagai institusi yang modern dan dinamis, sistem tiket ini sengaja diterapkan untuk mempermudah kontrol jumlah penonton demi alasan keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Konser ini sendiri menjadi bentuk apresiasi PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) kepada para nasabah setianya. Lewat pendekatan budaya dan seni, bank plat merah ini berharap bisa merangkul segmen pasar yang lebih luas, termasuk generasi muda, sekaligus menunjukkan eksistensinya yang telah mencapai usia tiga dekade di Bumi Angling Dharma. (hil)