BOJONEGORO - Stasiun Bojonegoro mencatatkan performa impresif sepanjang April 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya mencatat ada lebih dari 49 ribu pelanggan yang menggunakan jasa kereta api di stasiun ini hanya dalam waktu satu bulan.

​Angka tepatnya menyentuh 49.690 pelanggan. Tren positif ini menjadi sinyal kuat bahwa kereta api kian menjadi primadona warga Bojonegoro untuk mobilitas antar kota, mulai dari urusan bisnis hingga sekadar pulang kampung.

​Dari jumlah penumpang tersebut, arus keberangkatan tercatat sedikit lebih tinggi dibandingkan kedatangan. Yakni demgan rincian,berangkat dari Bojonegoro: 25.938 pelanggan.Sedangkan untuk jumlah pelanggan yang tiba di Bojonegoro mencapai 23.752 orang.

​Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebutkan bahwa Stasiun Bojonegoro kini memegang peran utama sebagai simpul transportasi utama di wilayah barat Jawa Timur.

​"Volume pelanggan di Stasiun Bojonegoro menunjukkan tren yang positif. Hal ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang terus mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan," ujar Mahendro dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

​Mahendro menambahkan, kereta api jarak jauh dengan relasi menuju kota besar masih menjadi incaran utama warga. Beberapa rute favorit meliputi tujuan Surabaya, Semarang. Yogyakarta, Jakarta, Bandung.

​Geliat penumpang yang tinggi ini tak hanya sekadar angka di atas kertas, tapi juga membawa angin segar bagi ekonomi lokal Bojonegoro. Sektor UMKM, perdagangan, hingga pariwisata di sekitar stasiun ikut kecipratan untung dari tingginya aktivitas perjalanan ini.

​"Kami terus berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi pelanggan, mulai dari kemudahan akses layanan, kenyamanan di stasiun, hingga selama perjalanan," tambah Mahendro.

​KAI Daop 8 berkomitmen untuk terus melakukan inovasi fasilitas agar moda transportasi baja ini tetap menjadi pilihan utama masyarakat yang menginginkan perjalanan efisien dan bebas macet. (hil)