Tuban - Kawanan maling hewan ternak mulai meneror warga di wilayah hukum Polres Tuban menjelang Hari Raya Idul Adha. Tak tanggung-tanggung, dalam waktu hampir bersamaan di dua lokasi berbeda, kawanan maling berhasil menggondol enam ekor sapi sekaligus.
Aksi pertama dilaporkan terjadi di Desa Temandang, Kecamatan Merakurak. Korban bernama Rifai (42) harus kehilangan empat ekor sapinya yang diletakkan di kandang area ladang, sekitar 2 kilometer dari rumahnya.
"Sapi yang hilang itu saya rawat sudah lama, beberapa tahun. Tahu-tahu hilang tadi malam," ujar Rifai saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).
Rifai baru menyadari sapinya raib sekitar pukul 23.30 WIB saat hendak memberi pakan. Akibat kejadian ini, ia mengalami kerugian hingga Rp 60 juta. Di lokasi kejadian, polisi menemukan bekas ban mobil yang diduga milik pelaku.
Tak hanya di Merakurak, aksi pencurian juga menyasar Desa Beji, Kecamatan Jenu pada Rabu dini hari. Dua orang warga, Sdr Kusnan dan Hj Asih, menjadi korban keganasan maling spesialis ternak ini.
Kusnan kehilangan sapi betina merah jenis Simental umur 1,5 tahun, sementara Hj Asih kehilangan sapi betina merah jenis Limosin umur 10 bulan. Mereka baru menyadari ternak mereka hilang pada pukul 05.00 WIB saat hendak membersihkan kandang.
Kapolsek Merakurak, AKP Suhartono, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Pihaknya kini telah menyerahkan kasus ini ke Satreskrim Polres Tuban untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Iya benar kami telah menerima laporan tadi pagi. Kemudian kita serahkan Reskrim Polres Tuban. Ada bekas ban mobil melintas di sekitar lokasi, saat ini masih penyelidikan," pungkas Suhartono.
Kedua kasus telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat yakni Polsek Merakurak dan Polsek Jenu dan sedang dalam proses penyelidikan Polres Tuban. (ain)