Tuban - Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik ambruknya tebing di area tambang batu kapur viral di media sosial. Peristiwa mencekam tersebut diketahui terjadi di Desa Pucangan, Kecamatan Palang, Tuban, pada Selasa (21/4/2026).
Dalam unggahan akun Instagram @info_tuban, terlihat dinding kapur raksasa setinggi puluhan meter tiba-tiba runtuh. Material batu kapur yang jatuh menimbulkan suara gemuruh dahsyat dan menciptakan kepulan debu putih pekat yang langsung menyelimuti area sekitar hingga menutupi jarak pandang.
"Allahu Akbar! Masya Allah! Allahu Akbar!" teriak seorang pria perekam video sambil berusaha menyelamatkan anaknya dari lokasi. Dalam video berdurasi singkat itu, sang perekam tampak panik melihat besarnya volume material yang longsor.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri ratusan komentar dari netizen. Pantauan detikcom di kolom komentar, banyak warga yang merasa ngeri sekaligus menyoroti kondisi alam di wilayah Tuban.
"Moga gak ada korban," tulis akun @achie.maharsi.tuban yang diamini oleh banyak netizen lainnya. Akun @imtinanin20 pun turut bertanya-tanya, "Ono korban gak Lur? (Ada korban tidak, saudara?)".
Tak sedikit pula netizen yang mengkritik masifnya aktivitas pengerukan gunung kapur yang dianggap merusak alam. "Banyak gunung-gunung di Tuban yang dulu seingatku ada sekarang hilang," keluh akun @imammahdi_ok. Senada dengan itu, akun @tating_suwarni_17 berkomentar, "La piy3 ancene wahaye kang.. kabeh d keruk i og. Yo alam ada kalanya kalah d sakiti ae (Ya bagaimana, memang sudah waktunya.. semua dikeruk. Ya alam ada kalanya kalah kalau disakiti terus)."
Di sisi lain, ada komentar unik yang menyoroti momen sang bapak yang sempat mencari sandalnya saat menyelamatkan diri. "Sandale sidone pye kang? (Sandalnya jadinya gimana bang?)" tulis akun @pegang.hp. (ain)