BOJONEGORO – Ketua TP Posyandu Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, hadir dan membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang diselenggarakan oleh Kantor Kecamatan Kalitidu, Rabu (5/11/2025), di Balai Desa Mayangrejo.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan, dengan peserta terdiri dari Kepala Desa, Ketua Tim Pembina Posyandu Desa, dan Kader Posyandu se-Kecamatan Kalitidu.

Melalui bimtek ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dalam memberikan pelayanan terpadu pada enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, trantibum linmas, dan sosial.

Camat Kalitidu, Djuana Poerwiyanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi upaya peningkatan pemahaman dan kesiapan para pengurus Posyandu.

“Harapannya dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa, memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat di berbagai bidang, dan mendorong peningkatan kualitas hidup,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Bojonegoro, Cantika Wahono, menegaskan pentingnya penerapan Standar Pelayanan Minimal yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Standar Pelayanan Minimal harus dapat dirasakan langsung manfaatnya sekaligus membawa perubahan nyata, khususnya di wilayah Kalitidu. Posyandu ini tidak sekadar kegiatan administratif, namun pelayanan langsung kepada masyarakat,” tegasnya.

Cantika juga menyampaikan arahan dari pusat agar kegiatan sosial di Posyandu dilakukan secara rutin setiap minggu dan dipublikasikan di media sosial untuk memberi manfaat serta inspirasi kepada masyarakat.

“Mari kita laksanakan. Jadikan Posyandu sebagai pusat kegiatan masyarakat yang hidup, adaptif, dan berdaya saing, sehingga mampu menciptakan keluarga yang sehat, cerdas, dan bahagia. Saya percaya, dengan kolaborasi ini Posyandu bisa menjadi motor penggerak perubahan dan mewujudkan pelayanan yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.