BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memastikan sejumlah jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang saat ini belum terisi pejabat definitif masih akan dijalankan oleh pelaksana tugas (Plt). Hingga kini, belum ada keputusan untuk melakukan pengisian jabatan melalui mekanisme seleksi terbuka.
Kepala Bidang Mutasi dan Promosi Aparatur pada Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro, Retno Dewi Tri Lasdjoe, saat dikonfirmasi suarasatu.com menyampaikan bahwa pengisian jabatan definitif masih menunggu arahan pimpinan daerah.
“Untuk jabatan kepala OPD yang kosong saat ini belum ada rencana pengisian melalui seleksi terbuka. Kami masih mengisi dengan pelaksana tugas,” ujar Retno, Jumat (30/1/2026).
Retno menjelaskan, apabila ke depan sudah ada kebijakan atau instruksi dari pimpinan, BKPP siap menindaklanjuti pengisian jabatan sesuai mekanisme yang berlaku, baik melalui uji kompetensi, job fit, maupun seleksi terbuka.
“Jika sudah ada arahan pimpinan untuk dilakukan pengisian, baik melalui uji kompetensi atau seleksi terbuka, tentu akan segera kami laksanakan sesuai ketentuan,” tambah Retno.
Adapun jabatan kepala OPD yang hingga kini belum memiliki pejabat definitif meliputi Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Inspektorat, serta Sekretariat DPRD (Sekwan).
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 201 pejabat di lingkungan Pemkab Bojonegoro. Pelantikan tersebut dilaksanakan pada Rabu (28/1/2026) di kawasan wisata Geopark Kayangan Api, Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem.
Sebanyak 201 pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, serta pejabat fungsional tertentu. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono. (sam)