TUBAN – Bencana angin puting beliung menerjang Desa Tegalrejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban pada Minggu (01/02). Adanya musibah tersebut, personel gabungan dari Polres Tuban dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan membantu pembersihan puing puing.
Menurut keterangan Kepala Desa Tegalrejo, Muhajir Sultoni, fenomena alam ini terjadi sangat cepat namun membawa dampak kerusakan yang signifikan. Angin kencang tersebut melanda dua wilayah utama, yakni Dusun Mejeruk dan Brao.
"Angin puting beliung yang menerjang desa kami hanya berlangsung sekitar satu menit, namun dampaknya cukup parah," ujar Muhajir di lokasi kejadian.
Berdasarkan pendataan awal, tercatat sebanyak 36 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Sebagian besar mengalami kerusakan pada bagian atap genteng terbang.
Sebanyak 9 unit rumah mengalami kerusakan parah dan membutuhkan perbaikan total. Selain itu, sejumlah pohon besar tumbang hingga melintang di tengah jalan, sempat memutus akses transportasi desa
Kapolres Tuban AKBP Alaiddin menyatakan bahwa kehadiran personel kepolisian bersama BPBD dan relawan bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terdampak melalui kerja bakti massal.
"Kami hadir di sini untuk membantu warga. Fokus utama hari ini adalah pembersihan puing-puing bangunan dan evakuasi pohon tumbang.Kita bantu semampu kita agar aktivitas warga kembali normal," tegas AKBP Alaiddin.
Para anggota nampak sibuk membersihkan material puing puing bangunan dan memotong pohon yang menghalangi jalan.
Bersama tim BPBD, juga melakukan verifikasi data kerusakan sebagai landasan pemberian bantuan perbaikan.
Sebagai tindak lanjut dari hasil pendataan, BPBD Kabupaten Tuban telah berkomitmen untuk memberikan bantuan stimulan.
Fokus bantuan akan diprioritaskan bagi 9 rumah yang mengalami rusak parah agar segera mendapatkan perbaikan layak huni.