BOJONEGORO - Kecelakaan maut melibatkan sepeda motor Honda Beat dan truk Mitsubishi terjadi di jalur utama Bojonegoro – Cepu, tepatnya di wilayah Desa Kebonagung, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Akibat peristiwa tragis ini, seorang pelajar berusia 16 tahun dilaporkan tewas di lokasi kejadian setelah masuk ke kolong truk.

​Peristiwa memilukan tersebut berlangsung pada Rabu (3/6/2026) malam sekitar pukul 19.45 WIB. Kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi S-4142-AZ yang dikendarai oleh A.M.P (16), seorang pelajar asal Menganti, Gresik, tengah memboncengkan A.M (11), pelajar asal Purwosari, Bojonegoro. Keduanya melaju dari arah timur menuju ke barat.

​Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara motor berniat mendahului sebuah truk Mitsubishi bernopol S-9866-HH yang dikemudikan oleh R.A.W (28), warga Rengel, Tuban. Motor tersebut mencoba menyalip dari sisi kanan. Namun apes, diduga karena jarak yang terlalu dekat saat menyalip, motor korban menyerempet badan truk.

​Benturan tersebut membuat sepeda motor kehilangan kendali lalu jatuh ke arah kiri. Tragisnya, tubuh pengendara motor, A.M.P, langsung terpelanting dan masuk ke dalam kolong truk yang sedang melaju.

​Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, membenarkan adanya insiden kecelakaan yang merenggut nyawa remaja tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi begitu menerima laporan warga untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

​"Benar telah terjadi laka lantas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi. Kejadian bermula saat sepeda motor hendak mendahului truk Mitsubishi dari arah yang sama. Namun, saat mendahului diduga kurang menjaga jarak aman sehingga terjadi serempetan. Motor terjatuh ke kiri dan pengendaranya masuk ke bawah kolong truk," ujar Ipda Septian saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).

​Ipda Septian menambahkan, akibat luka parah yang dideritanya, korban A.M.P langsung meninggal dunia di tempat. Sementara itu, bocah 11 tahun yang diboncengnya, A.M, beruntung masih selamat namun mengalami luka-luka akibat benturan keras.

​"Untuk korban meninggal dunia (MD) dan korban luka ringan (LR) langsung kami evakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Padangan Kabupaten Bojonegoro untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pelajar dan orang tua, agar lebih berhati-hati dan selalu menjaga jarak aman saat berkendara demi keselamatan bersama," pungas Ipda Septian.

​Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti. Pengemudi truk juga dimintai keterangan lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. (hil)