BOJONEGORO - Sapi jenis Limousine berbobot jumbo 1,2 ton tiba di Pondok Pesantren Modern Al Fatimah, Bojonegoro. Sapi raksasa yang diberi nama 'Mas Bambang' tersebut merupakan bantuan kemasyarakatan (Banpres) dari Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka Hari Raya Idul Adha.
Sapi premium ini menjadi bagian dari total 1,098 ekor sapi bantuan Presiden yang disebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Penyaluran ini menjadi wujud nyata perhatian Kepala Negara terhadap masyarakat sekaligus lingkungan pesantren di momen Idul Adha.
Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al Fatimah, Tamam Syaifudin, menyampaikan rasa hormat dan terima kasihnya atas amanah besar yang dititipkan oleh Presiden Prabowo kepada institusi yang dipimpinnya tersebut.
“Terima kasih Bapak Presiden atas kepercayaan kepada Pondok Al Fatimah. Alhamdulillah kami mendapat bantuan satu ekor sapi dari Bapak Presiden Prabowo, kami sangat mengapresiasi banpres ini, insyaallah amanah ini kami laksanakan,” ujar Tamam Syaifudin saat menerima bantuan sapi tersebut.
Proses serah terima hewan kurban ini dikawal langsung oleh staf Kementerian Sekretariat Negara, Agung Rulianto. Kehadiran tim istana ini sekaligus untuk mengawasi dan memastikan seluruh bantuan presiden tersalurkan dengan tepat sasaran.
“Kami hadir untuk memastikan bantuan Presiden ini sampai ke penerima, bukan sekadar mengirim,” tegas Agung Rulianto.
Pihak pemerintah berharap kehadiran 'Mas Bambang' dan sapi kurban lainnya dapat memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh warga Bojonegoro, khususnya di sekitar lingkungan pesantren. Langkah ini juga menjadi simbol kedekatan negara dengan dunia pesantren yang selama ini menjadi pusat pendidikan dan penguatan sosial.
Tamam Syaifuddin menambahkan bahwa ibadah kurban tidak bisa dipisahkan dari ibadah haji, di mana keduanya merupakan bentuk kepatuhan total kepada Allah SWT.
Sebelum proses penyembelihan dan pendistribusian daging dilakukan, Ponpes Modern Al Fatimah terlebih dahulu menggelar Salat Idul Adha di Masjid Kanzul ‘Arsy. Salat yang diikuti oleh ribuan santri dan warga sekitar itu dipimpin oleh Imam Abdullah Safiq dengan Khotib Musyafak yang mengusung khotbah bertema Kepribadian Haji dan Mudhahhi. (hil)