Waspada! Debit Air Bengawan Solo di Bojonegoro Terus Merangkak Naik, Status Siaga Hijau
BOJONEGORO – Masyarakat di sepanjang bantaran sungai Bengawan Solo diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan data terbaru dari Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta Divisi Jasa Asa III Bengawan Solo pada Kamis (5/3/2026), tinggi muka air (TMA) menunjukkan tren kenaikan yang signifikan.
Hingga pukul 10.00 WIB, titik pantau di Bojonegoro (Kota) telah memasuki status Siaga 1 (Hijau).
Kenaikan volume air terpantau di dua titik utama, yakni pada papam ukur Karangnongko menunjukan angka 27.00 pielschal dan di Banjarsari Bojonegoro pada titik 12.33 pielschal.
Meskipun titik Karangnongko saat ini masih berada di bawah level Siaga 1 (batas 29.00 m), namun kenaikan sebesar 33 cm dalam waktu empat jam menjadi indikasi kuat adanya kiriman air dari hulu yang perlu diantisipasi.
Pusdalops BPBD Kabupaten Bojonegoro terus melakukan pemantauan intensif selama 24 jam. Masyarakat diminta untuk tetap tenang namun waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan banjir luapan sungai.
"Kondisi saat ini menunjukkan tren naik. Kami meminta warga untuk mengamankan barang berharga dan terus memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi BPBD," tulis keterangan resmi Pusdalops BPBD Bojonegoro.