BOJONEGORO - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bojonegoro sejak Selasa (21/4/2026) sore memicu genangan air di sejumlah titik. Salah satu yang terparah terpantau di Jalan Panglima Sudirman, di mana air merendam badan jalan dan menghambat aktivitas warga.
Pantauan di lokasi, hujan mulai turun dengan intensitas tinggi sejak pukul 16.00 WIB. Hingga pukul 18.00 WIB, guyuran hujan belum juga menunjukkan tanda-tanda akan reda. Akibatnya, drainase tak mampu menampung debit air hingga meluap ke jalan raya.
Di jalan Panglima Sudirman, ketinggian genangan air terlihat sekitar 40 hingga 50 semtimeter, membuat sejumlah kendaraan harus melambat dan tak sedikit yang terjebak dan mogok.
Bahkan, sebuah mobil city car berwarna kuning tampak kesulitan melintasi genangan di Jalan Panglima Sudirman. Sejumlah pemuda setempat terlihat berjaga di tengah banjir tanpa mengenakan baju untuk membantu mengarahkan pengendara agar tidak terperosok ke lubang atau area yang lebih dalam.

Kondisi ini dikeluhkan oleh para pengguna jalan yang terjebak di tengah kemacetan dan genangan.
"Tadi lewat sini sekitar jam 5 sore air sudah tinggi. Ini hujannya awet banget, dari jam 4 tadi belum berhenti-berhenti. Kalau dipaksa terus khawatir mesin motor mogok", ucap Rudi. salah seorang pengendara motor kepada suarasatu.com di lokasi, Selasa (21/4/2026).
Senada dengan Rudi, seorang sopir yang melintas juga mengeluhkan kondisi drainase kota.
"Setiap hujan deras agak lama pasti di Sudirman sama Pattimura begini. Mobil saya tadi hampir nyangkut karena airnya makin naik. Pembatas jalan (water barrier) juga sudah dipasang warga biar nggak ada yang nekat lewat bagian yang dalam," kata Antok, pengguna jalan lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, langit di Bojonegoro masih nampak mendung gelap dengan gerimis yang masih menyelimuti wilayah kota. Pengendara diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan dan risiko kendaraan mogok akibat banjir. (ain)