TUBAN - Sebuah video yang memperlihatkan aksi arogan seorang pengendara sepeda motor terhadap seorang pengamen badut mendadak viral di media sosial. Pengendara motor yang tampak emosional tersebut diduga tidak hanya memaki, tetapi juga menampar dan memaksa sang badut bersujud di pinggir jalan untuk meminta maaf setelah keduanya terlibat senggolan ringan.

​Peristiwa pilu ini terjadi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat sang pengamen badut hendak menyeberang jalan dari arah selatan. Ketika posisi badut sudah berada di tengah jalan, sebuah sepeda motor yang dikendarai seorang pria berkumis melaju dari arah barat ke timur dan menyenggolnya.

​Senggolan tersebut sebenarnya tergolong ringan, namun cukup membuat ember tempat menyimpan uang receh milik sang badut jatuh dan isinya berserakan di jalanan. Bukannya menyudahi insiden, pengendara motor tersebut justru berputar balik dengan emosi meluap-luap.

​Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Ar (26), menceritakan bahwa situasi langsung berubah mencekam saat pengendara motor tersebut mulai mengintimidasi sang badut. Menurutnya, pria berkumis itu tidak terima dan langsung memaki-maki sang badut di depan umum.

​Tak berhenti di situ, tindakan kekerasan fisik pun diduga terjadi. Kepala kostum badut tersebut ditoyor berkali-kali hingga ditampar. Bahkan, yang membuat warga sekitar geram, pengendara motor tersebut dengan angkuh memaksa sang badut untuk bersujud di hadapannya.

​Karena merasa takut dan berada di posisi yang lemah, bapak pengamen badut itu akhirnya terduduk di pinggir trotoar sambil terus-menerus melayangkan permohonan maaf. Meski sang badut sudah mengalah dan mengakui bahwa insiden tersebut adalah kesalahpahaman bersama, amarah sang pengendara tetap tidak kunjung padam.

​Sejumlah warga dan pengguna jalan yang menyaksikan kejadian itu sempat berteriak memperingatkan sang pengendara agar menghentikan aksinya. Bukannya mereda, pria tersebut diduga tetap melampiaskan kekesalannya karena merasa malu ditonton banyak orang, sebelum akhirnya situasi berhasil dilerai oleh massa yang iba melihat kondisi sang badut. Kasus ini pun kini tengah menjadi sorotan tajam warganet yang mengecam aksi arogansi di jalan raya tersebut.

Sementara itu, humas polres Tuban saat di konfirmasi detikjatim, menuturkan jika kedua belah sudah di mediasi oleh polisi di polsek kota.

" Sudah di mediasi. Di polsek kota." Singkat Kasi humas polres Tuban. Iptu Siswanto. Jumat ( 5/6/2026).

(ain)