BOJONEGORO - Sebuah mobil Daihatsu Xenia terperosok ke dalam jurang sedalam 20 meter di Jalan Raya Gondang - Klino, turut wilayah Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro. Kecelakaan tunggal ini diduga kuat terjadi karena pengemudi mobil mengantuk akibat kelelahan.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Mobil bernomor polisi AG 1304 XE tersebut dikemudikan oleh R (41), warga Desa Siwalan, Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro, dengan membawa dua orang penumpang, yakni S (41) dan W (37).
Berdasarkan pantauan di lokasi, mobil putih tersebut tampak ringsek dalam posisi terbalik di dasar jurang yang dipenuhi semak belukar. Bagian roda dan kolong mobil mencuat ke atas akibat benturan keras saat terjun dari tepi jalan. Suasana di lokasi sempat tegang saat warga dan petugas kepolisian bahu-membahu menuruni tebing curam untuk menyelamatkan para korban.
"Mobilnya itu jalan dari arah barat ke timur. Pas lewat di lokasi, tiba-tiba jalannya oleng banget ke kanan, terus langsung bablas masuk ke jurang di pinggir jalan itu. Tingginya sekitar 20 meteran," kata salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Agus, Minggu (21/6/2026).
Agus menambahkan, proses evakuasi berjalan cukup dramatis karena medan yang terjal. "Tadi warga langsung lari ke bawah buat tolong. Ada petugas polisi juga ikut turun. Kasihan korbannya, pada luka-luka dan syok. Susah juga medannya, licin dan banyak semak-semak," tambahnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, membenarkan adanya insiden kecelakaan tunggal tersebut. Ia menyebut dugaan awal kecelakaan dipicu oleh kondisi fisik pengemudi yang tidak prima.
"Berdasarkan keterangan saksi-saksi di TKP, kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari barat ke timur. Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengemudi dalam kondisi kelelahan atau mengantuk, sehingga kehilangan kendali (off control), oleng ke kanan, dan masuk ke jurang," ujar Kanit Gakkum, Ipda Septian saat dikonfirmasi.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Seluruh penumpang dan pengemudi yang berjumlah tiga orang dipastikan selamat, meski harus mengalami luka-luka akibat musibah ini.
"Akibat dari laka lantas ini, pengemudi dan kedua penumpang mengalami luka-luka. Total ada tiga korban luka. Proses evakuasi memang memakan waktu karena posisi mobil yang terbalik, namun berkat kerja sama petugas dan warga, seluruh korban berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke Puskesmas Gondang, Kabupaten Bojonegoro, untuk mendapatkan perawatan medis," pungkas Kanit Gakkum. (hil)