BOJONEGORO – PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Biosolar di wilayah Bojonegoro dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Langkah percepatan distribusi kini tengah dilakukan guna mengurai antrean kendaraan yang sempat terjadi di sejumlah titik pengisian.

​Kepastian ini merespons fenomena antrean kendaraan bermuatan besar yang mengular hingga ke bahu jalan di sepanjang jalur raya Bojonegoro - Baureno sejak Senin (2/3) hingga Selasa (3/3).

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa kepadatan tersebut dipicu oleh kendala operasional di mana SPBU harus menunggu jadwal pengiriman dari Terminal BBM.

​" Sebagai solusi cepat, Pertamina telah melakukan prioritas pengiriman ke titik-titik yang mengalami kendala signifikan," ucap Ahad. Rabu (4/3/2026).

Ditambahkan oelh Ahad, pada hari ini, Rabu (4/3), penyaluran telah dilakukan ke SPBU di Kecamatan Baureno sebanyak 16 Kiloliter (KL), Sumberrejo 16 KL, Balen 40 KL, dan Kapas 16 KL.

Ahad menegaskan bahwa dengan adanya upaya percepatan pengiriman ini, distribusi Biosolar di wilayah terdampak diharapkan segera kembali normal dalam waktu singkat.

​Pihak Pertamina turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Bojonegoro yang tetap menjaga ketertiban selama proses pengisian di SPBU.

Kendati distribusi terus dipacu, masyarakat tetap diimbau untuk melakukan pembelian BBM secara bijak sesuai dengan kebutuhan masing-masing guna menjaga stabilitas stok di lapangan.

Bagi konsumen yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin melaporkan kendala terkait layanan produk, Pertamina menyediakan layanan Contact Center di nomor 135