TUBAN - Warga di wilayah Kabupaten Tuban dan Bojonegoro diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta mempersiapkan perlengkapan tambahan saat beraktivitas di luar ruangan pada Rabu, 1 April 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kedua wilayah ini akan diguyur hujan dengan intensitas ringan sepanjang hari.
Di Kabupaten Tuban, suhu udara diperkirakan berada pada rentang 23 hingga 30 derajat celsius dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi mencapai 76 hingga 98 persen.
Sementara itu, Kabupaten Bojonegoro diprediksi mengalami kondisi serupa dengan suhu udara berkisar antara 23 sampai 31 derajat celsius dan kelembaban pada angka 64 hingga 95 persen.
Kondisi ini menuntut masyarakat di kawasan pantai utara maupun pedesaan untuk selalu membawa payung atau jas hujan, terutama bagi mereka yang mengandalkan moda transportasi roda dua.
Secara umum, cuaca di wilayah Jawa Timur pada hari ini memang didominasi oleh fenomena pancaroba yang dinamis, di mana sebagian besar wilayah mulai dari ujung barat hingga timur mengalami variasi cuaca mulai dari cerah, berawan, hingga hujan sedang.
Selain Tuban dan Bojonegoro, wilayah lain di bagian barat dan tengah seperti Ngawi, Magetan, Madiun, Nganjuk, dan Jombang juga tidak luput dari potensi hujan ringan. Suhu di kawasan ini rata-rata menyentuh angka 31 hingga 33 derajat celsius pada siang hari, yang membuat suasana terasa lembap dan gerah sebelum hujan turun. Kota Madiun dan Kabupaten Madiun sendiri diprediksi memiliki suhu seragam di angka 23-31 derajat celsius dengan kelembapan mencapai 96 persen.
Bergeser ke wilayah Mataraman dan sekitarnya, masyarakat di Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, serta Blitar juga harus bersiap menghadapi guyuran hujan ringan. Bahkan, wilayah Kediri diprediksi mengalami intensitas hujan yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain, yakni hujan kategori sedang dengan suhu udara 22 hingga 31 derajat celsius. Di sisi lain, cuaca di wilayah Malang Raya tampak lebih bersahabat meskipun tetap diselimuti awan tebal. Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu diprediksi akan berawan sepanjang hari, namun khusus untuk Kota Batu, warga diingatkan akan munculnya fenomena udara kabur atau kabut tipis dengan suhu dingin yang bisa mencapai titik terendah 16 derajat celsius.
Kondisi berbeda terlihat di sebagian wilayah Tapal Kuda dan pesisir timur. Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo diprediksi akan menikmati cuaca cerah yang cukup terik. Suhu di Situbondo bahkan diperkirakan menembus 32 derajat celsius dengan kelembapan yang lebih rendah dibandingkan wilayah barat. Meski demikian, wilayah sekitarnya seperti Jember dan Probolinggo tetap diprediksi berawan, sementara Pasuruan justru berpotensi mengalami hujan ringan.
Bagi warga di Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto, BMKG memperkirakan cuaca akan didominasi oleh kondisi berawan dengan suhu maksimal mencapai 32 derajat celsius, yang tetap memerlukan perlindungan dari paparan sinar matahari langsung di siang bolong.
Terakhir, untuk wilayah pulau Madura mulai dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan, hingga Sumenep, seluruhnya diprediksi akan mengalami hujan ringan secara merata. Sumenep diperkirakan menjadi salah satu daerah dengan suhu udara tertinggi yang mencapai 33 derajat celsius, namun dengan kelembapan udara yang sangat fluktuatif mulai dari 58 persen.
BMKG menekankan bahwa di tengah musim peralihan ini, perubahan cuaca dapat terjadi secara mendadak. Oleh karena itu, masyarakat di seluruh 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur diharapkan terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu demi keamanan dan kelancaran aktivitas harian. (ain)