Bojonegoro - Sebuah kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (20/5/2026) sore. Satu unit truk mendadak berjalan sendiri tanpa awak pemgemudi sejauh 80 meter, lalu menyeruduk dua motor rengkek milik pedagang kaki lima dan sebuah mobil yang sedang parkir.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ini sontak membuat warga di sekitar lokasi kejadian panik. Pasalnya, truk bernomor polisi S 9386 UX tersebut meluncur bebas di jalan yang kondisinya agak menurun karena ditinggal oleh sopir dan keneknya untuk menyantap bubur kacang hijau.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro membenarkan adanya insiden kecelakaan beruntun tersebut. Menurutnya, kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengemudi truk yang tidak memastikan kendaraan dalam posisi aman saat diparkir.
"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu, turut wilayah Desa Kalitidu. Kendaraan truk jenis engkel berjalan sendiri tanpa pengemudi karena posisi jalanan agak menurun. Sopir dan keneknya saat itu sedang turun untuk makan bubur kacang hijau di dekat lokasi," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2026).
Pihak polisi menjelaskan, truk tersebut dikemudikan oleh Beni Rahmawanto (35), warga Desa Kepuhrejo, Kudu, Jombang, bersama keneknya, M. Muizzudin (24), warga Jetis, Mojokerto. Diduga karena rem tangan yang kurang pakem atau lupa ditarik secara maksimal, truk tersebut bergerak lepas kendali.
Nahas,saat truk berjalan, terdapat dua pedagang keliling yang sedang mangkal jualan di tepi jalan. Truk langsung menghantam sepeda motor Honda Supra bernopol S 5308 CD beserta rengkek sempol goreng milik Abdul Latif (49), warga Desa Kalirejo, Bojonegoro.
Tak berhenti di situ, hantaman keras juga mengenai sepeda motor Suzuki Smash bernopol S 2907 CT beserta rengkek jualan bakso pentol milik M. Mundir (56), warga Desa Mayanggeneng, Kalitidu. Truk baru benar-benar berhenti setelah menyeruduk bagian belakang mobil Toyota Agya bernopol N 1840 BV milik dr. Hassita Nadia Silkviana (28) yang juga tengah terparkir di tepi jalan.
"Truk meluncur bebas sejauh kurang lebih 80 meter. Benturan keras merusak gerobak jualan sempol goreng dan pentol yang sedang mangkal di pinggir jalan. Satu unit mobil Agya yang parkir di depan mereka juga ikut ringsek tertabrak dari belakang," jelasnya.
Akibat kejadian ini, penjual sempol goreng, Abdul Latif, dilaporkan menjadi satu-satunya korban luka. Korban menderita luka bakar yang cukup serius akibat tersiram minyak goreng panas dari wajan jualan yang terguling saat rengkeknya dihantam truk.
"Oleh petugas dan warga, korban atas nama Abdul Latif yang mengalami luka bakar karena tersiram minyak goreng panas dari dagangannya sendiri langsung dievakuasi ke RSI Muhammadiyah Kalitidu untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif. Sementara untuk korban lainnya, termasuk pengemudi truk dan pemilik mobil Agya dipastikan selamat," imbuhnya.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut sudah ditangani sepenuhnya oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro. Polisi telah melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. (hil)