Proyek yang dibiayai oleh APBD Pemkab Bojonegoro senilai hampir Rp40 miliar pada tahun 2024 tersebut, dilaporkan mengalami kerusakan serius atau sliding sepanjang 40 hingga 50 meter. ?Berdasarkan pantauan di lapangan, Minggu (25/1/2026), kerusakan terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di Desa Lebaksari dan Desa Tanggungan. Kondisi paling parah terlihat di sisi timur yang masuk wilayah Desa Lebaksari dengan panjang kerusakan mencapai 40 meter. Sementara itu, di sisi barat (Desa Tanggungan), kerusakan terjadi sepanjang kurang lebih 15 meter. Sejumlah tiang pancang yang tertanam mengalami kemiringan signifikan dan ambruk ke arah bantaran sungai. Balok beton pengunci tebing terlepas dan patah karena tidak mampu menahan beban tanah dan pergeseran struktur.