BOJONEGORO – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur antar-kabupaten yang menghubungkan Bojonegoro dan Nganjuk. Sebuah truk Isuzu bernomor polisi S 9480 WD dilaporkan oleng dan menabrak pohon peneduh jalan di wilayah Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro pada Senin (23/3/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB ini mengejutkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk tersebut melaju dari arah barat menuju timur. Setibanya di lokasi kejadian (TKP), kendaraan tiba-tiba kehilangan kendali, bergerak liar ke arah kiri, hingga akhirnya terhenti setelah menghantam pohon di sisi utara jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, dugaan sementara kecelakaan ini dipicu oleh faktor kelalaian manusia (human error).
"Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, pengemudi diduga lengah saat mengendalikan laju kendaraannya. Kondisi ini menyebabkan truk hilang kendali atau out of control sehingga oleng ke kiri dan menumbur pohon di bahu jalan," ujar Ipda Septian.Selasa (24/3/2025)
Truk tersebut dikemudikan oleh Abdul Khafid Rudianto (36), warga Desa Sumbersono, Pacet, Mojokerto. Ia ditemani oleh seorang kernet bernama Yuda Ernawan (37).
Akibat benturan keras tersebut, bagian depan truk mengalami kerusakan cukup parah. Abdul Khafid mengalami sejumlah luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas Bubulan untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung, sang kernet dilaporkan selamat tanpa luka serius (TL).
"Korban luka ringan (LR) dari pihak pengemudi sudah dalam penanganan medis di Puskesmas terdekat. Untuk kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan ditaksir mencapai Rp10 juta," tambah Ipda Septian.
Pihak satlantas kembali mengingatkan para pengguna jalan, terutama yang melintasi jalur Bubulan yang dikenal memiliki kontur jalan yang menantang dan minim penerangan di beberapa titik, agar selalu menjaga konsentrasi.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara, terutama di malam hari, jangan memaksakan diri. Segera menepi dan beristirahat di tempat aman demi keselamatan bersama," tutupnya. (ain)