BOJONEGORO – Lapas Kelas IIA Bojonegoro kembali menunjukkan kualitas pembinaannya dengan meraih penghargaan nasional. Pada gelaran Pameran Produk UMKM dalam rangka peringatan HUT pertama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Lapas Bojonegoro dinobatkan sebagai Peringkat 1 untuk kategori Inovasi Produk Terbaik.
Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi, di Tulungagung, Minggu (23/11/2025). Pencapaian ini mempertegas peran Lapas Bojonegoro dalam mengembangkan kreativitas warga binaan melalui produk-produk bernilai ekonomi tinggi.
Dua produk andalan menjadi penopang keberhasilan tersebut, yaitu Batik khas Bojonegoro serta Minuman Herbal "Herbisae". Keduanya dinilai unggul dari sisi inovasi, mulai dari variasi rasa dan kemasan modern pada produk herbal, hingga pengembangan motif serta teknik pewarnaan batik yang terus disempurnakan.
Kepala Lapas Bojonegoro, Hari Winarca, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
"Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras dan sinergi seluruh jajaran, terutama pada Seksi Kegiatan Kerja Lapas Bojonegoro yang membawahi pembinaan sektor UMKM Lapas Bojonegoro ijo. Kami sangat bersyukur karena inovasi produk Batik dan Minuman Herbal 'Herbisae' diakui sebagai yang terbaik," ujar Hari Winarca.
Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan.
"Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian. Kami ingin membuktikan bahwa Lapas adalah tempat pembinaan, bukan pemidanaan, dan warga binaan memiliki potensi besar untuk menjadi wirausaha mandiri setelah bebas nanti," tutupnya.
Ke depan, Lapas Bojonegoro berharap inovasi ini dapat menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lainnya dalam mengembangkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.