BOJONEGORO – Memasuki bulan April 2026, Pertamina Patra Niaga wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menegaskan komitmennya untuk menjaga ketahanan energi masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi menegaskan bahwa persediaan LPG untuk di Jawa Timur masih tersedia.

" Secara umum stok LPG untuk wilayah Jatim dalam posisi terjaga dan tersedia." tegas Ahad Rahedi saat dikonfirmasi suarasatu.com. Rabu ( 1/4/2026).

Pertamina menjamin rantai distribusi mulai dari SPBE hingga ke pangkalan resmi tetap berjalan optimal guna mencegah terjadinya hambatan suplai di tingkat konsumen.

Bahkan untuk mengantisipasi adanya isu kelangkaan hingga sulitnya masyarakat Bojonegoro saat jelang lebaran di bulan maret 2026 lalu untuk membeli gas elpiji 3 kg, pihak Pertamina juga telah melakukan terobosan dengan kegiatan operasi pasar di beberapa titik lokasi dan melakukan pengecekan di pangkalan hingga SPBE dengan mengandeng tim terpadu.

Sementara itu, informasi yang dihimpun suarasatu.com, perwakilan dari Pertamina juga telah melakukan rapat koordinasi dan evaluasi dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Bojonegoro pada Selasa siang (31/3) bersama Bupati Setyo Wahono.

​Masyarakat di Kota Minyak Bojonegoro diimbau agar tidak Panic Buying. Melalui sinergi antara jaminan stok dari Pertamina Jatimbalinus dan langkah nyata Operasi Pasar oleh Pemkab Bojonegoro, masyarakat diimbau untuk tetap tenang. (ain)