BOJONEGORO — Di tengah gempuran arus informasi digital yang bergerak sangat cepat, ancaman berita bohong, ujaran kebencian, dan disinformasi menjadi tantangan nyata bagi stabilitas sosial. Menyadari hal tersebut, Polres Bojonegoro bersama para awak media mengambil langkah strategis dengan mempererat sinergi, menjadikan kolaborasi ini sebagai garda terdepan penjaga literasi digital dan keamanan di Kabupaten Bojonegoro.

​Bagi Polres Bojonegoro, media massa bukan sekadar penyampai berita, melainkan filter dan mitra penyejuk di ruang publik. Sinergi yang erat memastikan bahwa informasi yang diterima masyarakat tidak hanya cepat, tetapi juga telah melalui verifikasi ketat sehingga kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan.

​Perang melawan hoaks menjadi salah satu fokus utama dalam kemitraan ini. Polres Bojonegoro bersama jurnalis berkomitmen aktif melakukan counter-narrative terhadap isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah kerukunan warga. Melalui produk jurnalistik yang sehat, media dan kepolisian bahu-membahu mengedukasi masyarakat agar lebih cerdas dalam menyaring, mencerna, dan membagikan informasi di media sosial, demi terciptanya ruang publik yang sehat dan objektif.

​Kemitraan strategis ini membuktikan bahwa penegakan hukum dan kebebasan pers dapat berjalan berdampingan secara harmonis. Dengan keterbukaan informasi dari pihak kepolisian dan profesionalisme kerja jurnalistik, masyarakat Bojonegoro mendapatkan hak atas informasi yang akurat, transparan, dan mencerahkan.

​"Di era digital saat ini, kecepatan informasi harus diimbangi dengan akurasi. Bersama rekan-rekan media, kami ingin memastikan bahwa masyarakat Bojonegoro mendapatkan informasi yang sehat, jauh dari hoaks, sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga," ujar kapolres AKBP Yenni Diarty. Kamis (6/8/2026).

​Melalui komitmen bersama ini, Polres Bojonegoro dan insan pers berharap tingkat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum maupun media massa semakin meningkat, seiring dengan terciptanya iklim sosial yang aman, damai, dan cerdas dalam bermedia sosial.

"Media adalah mitra strategis kami di lapangan. Sinergi ini bukan sekadar hubungan profesional, tetapi ikatan kerja sama dalam mengabdi kepada masyarakat Bojonegoro demi terciptanya rasa aman, nyaman, dan pelayanan yang semakin prima." Pungkas Yenny.

(ss/hil)