TUBAN - Antusiasme pelajar di Kabupaten Tuban untuk menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) begitu tinggi. Sebanyak 135 siswa terpilih kini tengah beradu kemampuan dalam seleksi tingkat kabupaten yang digelar di GOR Rangga Jaya Anoraga, Kamis (16/4/2026).

​Ratusan peserta ini merupakan hasil saringan ketat dari total 390 pendaftar di seluruh Kabupaten Tuban. Saat ini, tersisa 60 putra dan 75 putri yang harus membuktikan kedisiplinan dan fisik mereka demi mengamankan tiket sebagai petugas upacara Hari Kemerdekaan RI ke-81.

​Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tuban, Yudi Irwanto, menjelaskan bahwa proses seleksi ini bertujuan mencari 78 siswa terbaik.

​"Dari seluruh peserta, akan dipilih 78 siswa dengan komposisi 42 putra dan 36 putri untuk bertugas di tingkat kabupaten," ujar Yudi kepada media.

​Tak hanya berhenti di level kabupaten, Bakesbangpol juga mencari bibit unggul untuk dikirim ke tingkat yang lebih tinggi. Satu putra dan satu putri terbaik dari hasil seleksi ini nantinya akan mewakili Tuban dalam seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur.

Sesuai dengan regulasi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudi menegaskan bahwa seleksi tahun ini tetap mengedepankan aturan usia dan jenjang pendidikan yang spesifik.

​"Sesuai ketentuan BPIP, seleksi Paskibraka hanya boleh diikuti oleh siswa kelas 10 SMA/SMK/MA atau sederajat," imbuhnya.

​Proses seleksi berlangsung secara berjenjang, mulai dari pemeriksaan berkas administrasi hingga pantukhir. Yudi menekankan bahwa Paskibraka bukan sekadar soal baris-berbaris, melainkan pembentukan karakter generasi muda.

​"Proses ini bertujuan menyiapkan generasi muda yang memiliki kesiapan fisik, disiplin tinggi, serta kemampuan baris-berbaris yang mumpuni," kata Yudi.

​Ia juga berpesan agar para peserta yang nantinya terpilih tidak cepat berpuas diri dan tetap menjaga komitmen. "Siapa pun yang terpilih harus berkomitmen menjalani setiap tahapan dengan dedikasi tinggi," pungkasnya.