• BOJONEGORO - Aksi pencurian di sebuah gudang selep (penggilingan padi) kosong di Desa Temu, Kecamatan Kanor, Bojonegoro berakhir tragis bagi pelakunya. Satu dari dua pelaku yang tertangkap harus dilarikan ke rumah sakit setelah terjatuh dari cerobong gudang saat mencoba bersembunyi dari kepungan warga dan polisi.

    ​Peristiwa ini terjadi pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Gudang milik Abedi Muslim, warga Tuban tersebut, disatroni kawanan pencuri yang mengincar tembaga dan kabel.

    ​Kapolsek Kanor, AKP Slamet Hariyanto mengungkapkan bahwa penangkapan bermula dari laporan warga yang melihat aktivitas mencurigakan di gudang tersebut. Saat petugas tiba di lokasi, ditemukan akses masuk pelaku berupa tembok yang telah dijebol.

    ​"Kami menerima informasi pukul 03.30 WIB. Saat dicek ke TKP bersama anggota, ditemukan tembok belakang sebelah kiri sudah dibobol. Ada tumpukan tembaga yang tergeletak di belakang gudang, tapi pelakunya sempat tidak terlihat di dalam," kata AKP Slamet kepada suarasatu, Minggu (19/4/2026).

    ​Penyisiran saat pagi hingga jelang siang ini dilakukan secara besar-besaran oleh petugas dan  dibantu warga setempat. Hasilnya, dua orang pelaku ditemukan bersembunyi di lokasi yang berbeda di dalam area gudang.

    ​Salah satu pelaku, Warsit (57), warga Merakurak, Tuban, ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Ia tergeletak tak berdaya setelah nekat naik ke atas cerobong selep untuk bersembunyi namun justru terjatuh.

    ​"Satu pelaku atas nama Warsit kondisi tidak bisa jalan karena jatuh dari atas cerobong selep. Diduga patah tulang punggung dan langsung kami evakuasi ke RSUD Bojonegoro," jelas Slamet.

    ​Sementara itu, pelaku kedua bernama Darmu (52), juga asal Merakurak, Tuban, berhasil diamankan dalam kondisi sehat dan langsung digelandang ke Sat Reskrim Polres Bojonegoro.

    ​Meski dua orang telah diringkus, satu pelaku lainnya berinisial S (52), warga Kecamatan Montong, Tuban, berhasil meloloskan diri saat penyisiran berlangsung. Saat ini, polisi telah mengantongi identitas pelaku dan tengah melakukan pengejaran.

    ​"Warga sudah siaga sejak dini hari karena curiga.di kepung bareng-bareng. Satu orang memang sempat lari ke arah persawahan," ujar ZA salah seorang warga di lokasi kejadian.

    Senentara itu, beberapa alat bukti ditemukan warga diataranya, ​satu tas berisi peralatan,​tumpukan tembaga hasil curian.

    ​Hingga saat ini kasus yang menggegerkan warga Kanor, masih dalam pengembangan pihak polisi, untuk memburu pelaku yang buron serta mendalami dugaan keterlibatan para pelaku dalam aksi pencurian spesialis gudang kosong di wilayah hukum Bojonegoro. (ain)