Bojonegoro - Sebuah gudang di Desa Temu Kecamatan Kanor kabupaten Bojonegoro, mendadak gaduh pada Minggu (19/4/2026) dini hari.

Warga setempat berhasil menggagalkan aksi pencurian kabel dan tembaga setelah melakukan pengintaian senyap sejak tengah malam.

​Dua orang terduga pelaku berhasil diringkus massa, sementara satu rekan mereka berhasil meloloskan diri ke kegelapan malam.

​Aksi heroik ini bermula dari kecurigaan warga yang melihat pergerakan yang memcurigakan di sekitar gudang. Alih-alih langsung berteriak, warga memilih untuk mengawasi aktivitas di lokasi secara diam-diam guna memastikan adanya tindak kejahatan.

​Sekitar pukul 03.00 WIB, kecurigaan tersebut terbukti. Saat para pelaku mulai mengeksekusi kabel dan tembaga di dalam gudang, warga langsung bergerak cepat melakukan pengepungan dan menangkap pelaku.

Warga yang kesal langsung memukuli dan menendang pelaku. Sejumlah petugas dari Polsek Kanor tampak bersusah payah menghalau amuk massa yang mencoba mendekati terduga pelaku. Teriakkan kemarahan warga menggema di lokasi saat petugas mencoba mengevakuasi terduga pelaku ke dalam mobil patroli.

​"Hayo, gasak kono!" (Ayo, hajar di sana!) teriak salah seorang warga yang geram atas aksi pencurian kabel dan tembaga yang kerap meresahkan.

​Bahkan, saat terduga pelaku sudah berada di dalam mobil polisi, warga masih terus berkerumun dan mencoba menjangkau pelaku melalui jendela mobil. Petugas terpaksa bertindak tegas dengan meminta warga untuk mundur dan memberikan jalan agar kendaraan patroli bisa segera meninggalkan lokasi demi keamanan pelaku dari tindakan main hakim sendiri yang lebih parah.

Massa masih terua berusaha memukul pelaku pencuian kabela

​Di lokasi kejadian, tampak pula sisa-sisa potongan kabel dan kulit kabel yang berserakan, yang diduga kuat merupakan barang bukti hasil kejahatan para pelaku sebelum akhirnya tertangkap tangan oleh warga.

Kapolsek Kanor, AKP Slamet Hariyanto, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Petugas yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi untuk mengamankan pelaku dari amuk warga serta membawa barang bukti.

​"Dua pelaku langsung diamankan berikut barang bukti berupa kabel dan tembaga. Sementara satu pelaku lainnya berhasil meloloskan diri dan kini masih dalam pencarian," ungkap AKP Slamet kepada suarasatu.com. minggu (19/4/2026).

​Hingga saat ini, pihak Polsek Kanor masih melakukan pendataan identitas pelaku dan pendalaman kasus untuk mengetahui apakah mereka merupakan bagian dari sindikat spesialis pencuri material proyek.

​"Masih ditangani Polsek, kami juga masih melakukan pendataan. Mohon waktu," pungkasnya singkat. (ain)