BOJONEGORO - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, selama kurang lebih satu jam menyebabkan banjir bandang yang melumpuhkan ratusan permukiman warga serta sejumlah fasilitas umum, Rabu (4/2/2026).
Banjir bandang tersebut mengakibatkan genangan air di rumah warga, kantor kecamatan, hingga Puskesmas Gondang. Selain itu, derasnya arus air juga menyebabkan kerusakan pada jembatan penghubung antar desa, sehingga akses transportasi warga sempat terputus.
Camat Gondang, Rachmad Sholeh Faroki, menjelaskan bahwa hujan deras terjadi mulai pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Akibat curah hujan tinggi, Kali Pacal tidak mampu menampung debit air dan akhirnya meluap ke wilayah permukiman.
“Luapan Kali Pacal mengakibatkan air masuk ke permukiman warga dan menggenangi Puskesmas Gondang dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter,” ujar Faroki.
Meski sempat tergenang, Faroki memastikan pelayanan kesehatan di Puskesmas Gondang tidak terganggu secara signifikan. “Air memang sempat masuk ke area puskesmas, namun tidak terlalu tinggi dan saat ini sudah surut,” jelasnya.
Lebih lanjut, Faroki menyebutkan bahwa derasnya aliran air juga merusak jembatan utama yang menghubungkan Desa Gondang dengan Desa Senganten. Kerusakan tersebut terjadi akibat kuatnya arus air yang membawa material lumpur dan kayu.
“Setelah dilakukan pengecekan pascahujan reda, diketahui jembatan penghubung antar desa mengalami kerusakan cukup parah,” tambah Faroki.
Dalam peristiwa ini, tidak ada laporan korban jiwa. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Pemerintah kecamatan telah melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Kabupaten Bojonegoro untuk dilakukan asesmen dan penanganan lanjutan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Bojonegoro untuk langkah tindak lanjut,” pungkas Faroki. (ar/sam)